Anggota TNI – KKB Kontak Senjata di Pegunungan Bintang Papua, Puskesmas dan Sekolah Dibakar

0
23
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). Foto: Istimewa
Google search engine
Spread the love

YAHUKIMO, jurnalpapua.idAnggota personel TNI Satgas Pamtas 403/WP terlibat kontak senjata selama 4 jam dengan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021) pagi.

Diduga KKB yang kontak senjata dengan anggota TNI adalah KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo.

Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Christian Irreuw mengatakan baku tembak berawal saat personel Pos Tinjau Pamtas melihat sembilan anggota KKB Ngalum Kupel.

Anggota KKB tersebut membawa 2 pucuk senjata SS1 dengan jarak kurang lebih 300 meter dari pos tinjau.

Dari pengamatan personel TNI, anggota KKB tersebut memantau dan memonitor pos tinjau.

Situsi tersebut kemudian dilaporkan ke Danpos Kiwirok Letda Inf Adi Susanto. Danpos kemudian memerintahkan satu regu yang terdiri dari 10 otang melaksanakan patroli.

Patroli dilakukan untuk melakukan penyergapan kepada KKB Ngalum Kupel. Baku tembak pun terjadi sejak pukul 09.00 WIT.

“Pukul 09.00 WIT terjadi kontak tembak antara 1 regu patroli dengan KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo,” kata Christian melalui pesan singkat, seperti dilansir dari Kompas.com.

Saat baku tembak, personel Pos Pamtas Yonif 403/WP Prada Ansar tertembak di bagian lengan kanan. Ada dua butir amunisi menembus tulang. Sekitar pukul 12.15 WIT, terpantau KKB melakukan konsolidasi di Bandara Kiwirok.

Selain baku tembak dengan personel TNI, anggota KKB juga membakar fasilitas umum seperti Puskesmas Kiwirok, Kantor Bank Ppaua Perwakilan Distrik Kiwirok, Kantor Distrik Kiwirok, SD Kiwirok dan Pasar Kiwirok. JP03

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here