TIMIKA – jurnalpapua.id
Dalam rangka mendukung program pemberdayaan masyarakat, dosen Prodi Matematika STKIP Hermon Timika melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) di Kelurahan Sempan, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (30/9/2025) lalu.
Pada kegiatan PMP di Kelurahan Sempan ini, tim telah menyerahkan tiga mesin yakni gergaji, bor, dan gurinda sebagai aset produksi kepada kelompok mitra pemberdayaan peralatan sendok berbahan dasar batok kelapa.
Penyerahan aset ini merupakan bagian dari program Implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025 dengan judul ”Perancangan Tata Letak Fasilitas Kerja Di Industri Rumah Tangga Masyarakat Papua Kecamatan Wania Lanjutan”.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Ketua, A. Rasul, M.Pd (Dosen Pendidikan Matematika STKIP Hermon Timika), serta anggota Subhanudin, M.Pd (Dosen Pendidikan Matematika STKIP Hermon Timika) dan Habibi Sutirta, M.Pd (Dosen Pendidikan Jasmani STKIP Hermon Timika). Anggota mahasiswa yang ikut berpartisipasi adalah Heny Zulianingsih dan Veronika Ebu, dari Prodi Pendidikan Matematika STKIP Hermon Timika. Prosesi Penyerahan aset tersebut disaksikan oleh Ketua Mitran dan karyawannya.
Muhtar selaku Mitra, menyampaikan rasa terima kasih dengan adanya kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk membuat kerajinan sendok dari batok kelapa.
Usai penyerahan aset, anggota PMP dan MITRA mengikuti pelatihan cara membuat dari batok kelapa dengan menggunakan bahan dari tempurung yang tersedia di sekitar lokasi pasar dan cara menggunakan mesin produksi yang telah diberikan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pembuatan sendok dari batok kelapa semakin cepat dan berkualitas bagus dan bisa dipasarkan di media sosial maupun di pasar-pasar di Kabupaten Mimika, untuk mengatasi masalah pengadaan sendok dari batok kelapa yang sering menjadi kendala dalam usaha mikro UMKM.
Sebagai rangkaian kegiatan PMP ini, juga dilaksanakan pelatihan pembuatan sendok dari batok kelapa yang bertempat di Mitra kediaman Muhtar yang Beralamat di Kelurahan Sempan Distrik Wania, pada (18/9/2025) dan (27/9/2025).
Pelatihan ini dipandu oleh Ketua Tim PMP bersama Muhtar yang memberikan wawasan tentang bagaimana menentukan harga berdasarkan biaya pembuatan sendok dari batok kelapa, dan pentingnya segmentasi pasar dalam strategi pemasaran yang lebih efektif. Kegiatan ini diikuti sebanyak 11 peserta terdiri dari anggota Kelompok Tim PMP dan Karyawan pak muhtar setempat.
Ketua Tim PMP, A. Rasul, M.Pd, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini.
“Pelatihan ini dapat memberikan manfaat besar bagi kelangsungan usaha kelompok pembuatan sendok, terutama dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru terkait strategi pemasaran yang lebih terstruktur,” ungkapnya.
Masih di tempat yang sama pada (29/9/2025) juga diadakan pelatihan pembuatan media promosi untuk produk sendok dari batok kelapa yang mereka produksi.
Pelatihan ini memberikan edukasi dan wawasan dan keterampilan dalam membuat media promosi dengan memanfaatkan berbagai saluran termasuk media sosial, dan juga diikuti 11.
“Harapan kami, dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan keterampilan bagi masyarakatnya dalam memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memasarkan hasil produksinya. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya fokus pada penyediaan alat produksi tetapi juga pada peningkatan kapasitas kelompok pembuatan sendok dari batok kelapa dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara efektif,” jelasnya.
Tim Pelaksana kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) STKIP Hermon Timika menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek yang telah mendukung penuh kegiatan ini melalui pendanaan tahun 2025 tahap kedua.(**)























Discussion about this post