TIMIKA, jurnalpapua.id
Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Bar Pacifik, Kilometer 10, Kampung Kadung Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (16/8/2026) dini hari.
Korban diduga menjadi korban penikaman. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.55 WIT.
Kapolsek Mimika Timur Iptu Alex Soumilena membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik kematian korban.
“Iya benar. Saat ini kami masih menunggu tim Inafis melakukan olah TKP, kemudian jenazah akan kami bawa ke rumah sakit untuk divisum,” kata Alex saat dikonfirmasi.
Alex mengatakan, polisi telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Terduga pelaku diamankan langsung di lokasi kejadian dan kemudian dibawa ke Mapolsek Mimika Timur untuk menjalani pemeriksaan.
“Pelaku kami amankan di TKP dan kami bawa ke Polsek,” ujarnya.
Korban Diketahui Berprofesi sebagai Sopir
Informasi yang diperoleh dari sumber lain menyebutkan, korban diketahui bernama Gaudesius Naung Tonsi, yang akrab disapa Joko. Pria berusia 45 tahun itu disebut sehari-hari bekerja sebagai sopir taksi gelap dengan pangkalan di kawasan Timika Indah.
Namun, informasi mengenai identitas korban tersebut belum disampaikan secara resmi oleh pihak kepolisian dalam keterangan awal. Polisi masih melakukan proses identifikasi dan pemeriksaan terhadap sejumlah bukti di tempat kejadian perkara.
Sumber lain juga menyebutkan adanya informasi awal bahwa korban sebelumnya sempat terlibat adu mulut dengan sekelompok orang. Kelompok tersebut diduga meninggalkan lokasi sebelum kemudian kembali dan terjadi penyerangan terhadap korban.
Meski demikian, informasi mengenai dugaan pengeroyokan dan rangkaian kejadian tersebut masih merupakan keterangan awal dari saksi dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi sebenarnya.
Polisi Masih Dalami Motif
Kapolsek Mimika Timur menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait identitas korban, identitas terduga pelaku maupun motif kejadian.
“Untuk kronologisnya dan identitas pelaku serta korban kami sampaikan nanti, karena masih dilakukan identifikasi,” kata Alex.
Tim Inafis dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut. Setelah proses di TKP selesai, jenazah korban akan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan visum.
Kasus ini kini dalam penanganan Polsek Mimika Timur. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan sejumlah saksi guna mengungkap secara terang peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Peristiwa tersebut juga menambah perhatian terhadap keamanan di kawasan Kilometer 10 Timika, yang sebelumnya pernah terjadi kasus penikaman di tempat hiburan. Pada Januari 2026, polisi juga menangani kasus penikaman hingga menyebabkan seorang pria meninggal dunia di kawasan lokalisasi KM 10.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan pendalaman dan belum mengungkap secara resmi motif maupun kronologi lengkap kasus penikaman di Bar Pacifik tersebut.(**)









































Discussion about this post