TIMIKA, jurnalpapua.id
Sejumlah warga yang merupakan keluarga dan rekan korban melakukan pemalangan Jalan Budi Utomo, tepatnya di sekitar perempatan Jalan Kartini, Timika, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 12.25 WIT.
Aksi tersebut diduga buntut kasus pembunuhan yang terjadi di salah satu bar di Kilometer (KM) 10, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.
Pantauan di lokasi, massa melakukan pemalangan menggunakan kayu yang diletakkan melintang di badan jalan. Warga juga membakar kursi plastik dan ban di tengah jalan.
Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas di Jalan Budi Utomo lumpuh. Kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas sehingga terjadi antrean di sekitar lokasi pemalangan.
Aparat keamanan telah berada di lokasi dan melakukan pendekatan serta negosiasi dengan warga untuk membuka pemalangan agar aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas kembali normal.
“Kami lakukan aksi ini karena tidak ada kejelasan terhadap kasus ini. Kami minta kejelasan karena kami kehilangan saudara kami,” ujar salah seorang rekan korban.
Sementara itu, Kasat Samapta Polres Mimika, Iptu Franki Tethol, meminta warga mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kasus tersebut kepada kepolisian.
“Pelaku sudah diamankan. Kami minta serahkan penanganan kasus ini kepada kami dan saat ini kami sedang bekerja,” kata Franki.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan negosiasi dengan massa. Pemalangan Jalan Budi Utomo juga masih berlangsung sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut belum kembali normal.
Polisi mengimbau warga tetap menjaga situasi keamanan dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, sembari menunggu proses hukum terhadap kasus tersebut berjalan.(**)








































Discussion about this post