MAMTENG, jurnalpapua
Kebakaran hebat melanda lingkungan Polres Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, pada Senin (17/8/2026). Sekitar 15 unit barak yang berada di lingkungan Mapolres Mamberamo Tengah dilaporkan ludes terbakar.
Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kobaran api terlihat membakar bangunan-bangunan barak yang berada di kawasan Polres Mamberamo Tengah.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan data sementara, sebanyak sekitar 15 barak polisi hangus terbakar.
“Data sementara ada 15 barak polisi di Polres Mamberamo Tengah yang ludes terbakar,” kata Cahyo dalam keterangannya.
Terkait penyebab kebakaran, kepolisian belum menyimpulkan sumber api secara pasti. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korsleting listrik atau penggunaan kompor, namun hal tersebut masih harus dibuktikan melalui penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Cahyo menjelaskan, olah TKP belum dapat dilakukan karena petugas masih menunggu kondisi lokasi benar-benar aman. Setelah api padam dan kondisi bangunan serta area sekitar dinyatakan cukup aman dan dingin, petugas akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan titik awal serta penyebab kebakaran.
“Proses penyelidikan akan dilakukan setelah kobaran api benar-benar padam. Sementara ini kami tunggu api padam dan dingin dulu, baru nanti kami lakukan olah TKP untuk mengetahui sumber api,” jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena sejumlah bangunan barak dilaporkan habis terbakar. Nilai kerugian hingga kini masih dalam proses pendataan.
Informasi awal dari media lokal juga menyebutkan adanya kepulan asap hitam tebal dan kobaran api di kawasan Polres Mamberamo Tengah. Sejumlah personel terlihat berupaya mengamankan area sekitar lokasi kejadian.
Sebelumnya, laporan visual yang beredar di media sosial sempat menyebut kebakaran terjadi pada gedung utama Polres. Namun, berdasarkan keterangan resmi Kabid Humas Polda Papua yang telah dikonfirmasi, data sementara yang dipastikan terbakar adalah sekitar 15 unit barak polisi di lingkungan Polres Mamberamo Tengah.
Kepolisian masih melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi. Setelah kondisi benar-benar aman, tim akan melakukan olah TKP guna mengungkap titik awal api dan memastikan penyebab kebakaran.
Polisi juga masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan mengenai dugaan unsur kesengajaan atau keterlibatan pihak tertentu dalam kebakaran tersebut. Karena itu, penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan sebelum hasil penyelidikan dan olah TKP selesai.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab maupun kronologi kebakaran, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat.
Perkembangan mengenai penyebab kebakaran, total kerugian, serta kondisi bangunan yang terdampak masih menunggu hasil pemeriksaan di lapangan.(**)







































Discussion about this post