TIMIKA – jurnalpapua.id
Dalam rangka memperkuat integrasi program Bangga Kencana, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika kembali membentuk rumah data kependudukan di Kampung Tipuka Distrik Mimika Timur, setelah tahun lalu dibentuk di Kampung Pomako Cenderawasih.

Pembentukan rumah data kependudukan ini dirangkaikan dengan penyerahan operasional rumah data kependudukan kepada Kepala Kampung Tipuka.

Kepala Kampung Tipuka, Paulus Polce dalam sambutannya mengungkapkan terimakasih kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Mimika yang telah kembali membentuk kampung data kependudukan di Distrik Mimika Timur, tepatnya di Kampung Tipuka.

“Ini kami syukuri karena kami kembali dipercayakan untuk mengelola rumah data. Mama-mama harus bisa jaga barang dan fasilitas yang diserahkan hari ini, karena manfaatnya buat kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, mewakili Kepala DP3AP2KB Mimika, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Informasi Keluarga, Herlina Pongdatu dalam sambutannya menyampaikan agar anggota rumah data nantinya bisa bekerja dengan baik, agar tujuan dari program rumah data ini bisa tercapai dengan maksimal.

Dimana tujuan rumah dataku kata dia adalah sebagai pusat data dan informasi kependudukan serta pembangunan di tingkat desa/kelurahan, khususnya dalam konteks Kampung Keluarga Berkualitas (KB).

Lanjut dikatakan, bahwa Rumah DataKu berfungsi untuk mengumpulkan, memverifikasi, menganalisis, menyajikan, dan memanfaatkan data kependudukan dan keluarga, serta data pembangunan lainnya.

“Disini sudah ada Pokja kampung KB. Kami harap kegiatan ini tidak berhenti disini saja. Mari kita bergandengan tangan agar kegiatan ini tetap berjalan, meski kami tidak ada disini karena ini untuk kepentingan kampung,” ungkapnya.

Lanjut disampaikan, bahwa tahun lalu, pihaknya sudah membentuk rumah data kependudukan di Kampung Pomako Cenderawasih, dimana program tersebut sudah berjalan. Ia berharap agar warga Tipuka bisa menjalankan program ini dengan baik.

“Kalian disini harus berusaha untuk bisa. Kalau yang lain bisa, Tipuka juga harus bisa. Nanti akan ada pegawai yang dampingi disini, agar program bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai vakum ya, harus tetap berjalan, karena ini untuk kepentingan kampung,” imbuhnya.

Sementara itu, Yosoa Yeuyanan dalam materi yang ia sampaikan mengatakan, agar para anggota rumah data kependudukan bisa memahami fungsi mereka dalam menjalankan program ini, sehingga tujuan progran bisa tercapai.

Ia juga menyampaikan bahwa dengan adanya data akurat yang dikumpulkan, akan mendorong OPD lainnya untuk datang menjalankan program di Kampung Tipuka.

“Jadi siapkan data dengan baik, karena data adalah ukuran untuk bisa jalankan program disini. Semakin akurat data yang ada, semakin banyak manfaat program yang diterima,” imbuhnya. (**)























Discussion about this post