TIMIKA – jurnalpapua.id
Kepolisian Resor Mimika masih menyelidiki kasus penemuan jasad bayi perempuan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Distrik Mimika Baru. Untuk mengungkap identitas orang tua dan penyebab kematian korban, penyidik berencana melakukan otopsi serta pemeriksaan DNA.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan pihaknya saat ini berkoordinasi dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Papua Tengah guna mempersiapkan pemeriksaan forensik terhadap jenazah bayi tersebut.
“Kami berencana melakukan otopsi dengan melibatkan Biddokkes Polda. Semua informasi yang berkembang masih kami dalami,” kata Billyandha kepada wartawan, Ahad, 14 Juni 2026.
Polisi juga menelusuri berbagai informasi yang beredar di masyarakat, termasuk dugaan bahwa bayi tersebut berasal dari kawasan Perumahan HOPE. Namun, menurut Billyandha, informasi itu belum dapat dipastikan dan masih menjadi bagian dari penyelidikan.
“Kita masih dalami dan selidiki. Nanti akan diketahui melalui hasil pemeriksaan, termasuk tes DNA,” ujarnya.
Berdasarkan kondisi fisik saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan itu diperkirakan baru berusia beberapa hari. Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan lebih jauh sebelum hasil pemeriksaan medis dan forensik selesai dilakukan.
Sementara itu, Humas RSUD Mimika Luki Mahakena mengatakan jenazah bayi tersebut hingga kini masih berstatus Mr X dan disimpan di freezer ruang jenazah rumah sakit sebagai barang bukti.
“Atas permintaan penyidik Polres Mimika, hari ini dilakukan visum terhadap jenazah bayi tersebut,” kata Luki.
Menurut dia, pihak rumah sakit terus berkoordinasi dengan penyidik terkait perkembangan kasus, termasuk rencana pemakaman yang akan menunggu hasil penyelidikan.
“Jika masa penyimpanan jenazah telah berakhir, kami akan berkoordinasi dengan penyidik untuk proses penyerahan dan pemakaman melalui Dinas Sosial sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Kasus penemuan bayi di TPS tersebut menyita perhatian masyarakat Mimika. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti guna mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.(**)


































Discussion about this post