TIMIKA, jurnalpapua.id
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firom Balinal Mom, SH, MH, mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak usia taman kanak-kanak (TK), pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum, untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai sumber ilmu pengetahuan.
Ajakan tersebut disampaikan seiring dengan upaya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika mendorong budaya membaca di tengah perkembangan era digital. Saat ini, perpustakaan daerah telah menyediakan sekitar 6.000 judul buku yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menambah wawasan dan pengetahuan.
Firom mengatakan, meskipun perkembangan teknologi digital semakin pesat, kebiasaan membaca buku tetap penting untuk membangun pengetahuan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan generasi muda menjadi pemimpin masa depan.
“Kalau kita mau menjadi orang besar dan pemimpin yang hebat, mari kita membaca buku. Sumber ilmu pengetahuan ada di sini, di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya terbuka untuk melayani siapa saja yang ingin datang ke perpustakaan, membaca buku, maupun memanfaatkan koleksi yang tersedia untuk kebutuhan pendidikan dan pengembangan diri.
Menurutnya, perpustakaan tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, tetapi juga seluruh masyarakat yang ingin meningkatkan pengetahuan melalui kegiatan membaca.
Selain membuka layanan membaca di perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika juga telah melakukan upaya jemput bola dengan mengunjungi sekolah-sekolah untuk mendekatkan akses buku kepada para siswa.
Melalui kegiatan tersebut, buku-buku dibawa langsung ke sekolah agar siswa dapat membaca tanpa harus selalu datang ke perpustakaan. Setelah selesai digunakan, buku-buku tersebut dikembalikan kepada petugas untuk dibawa kembali.
Program ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus memperluas jangkauan layanan perpustakaan kepada peserta didik.
Firom berharap, masyarakat Mimika semakin menyadari pentingnya membaca dan tidak menyia-nyiakan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari, baik melalui buku cetak maupun sumber bacaan digital yang dapat menunjang proses belajar.
“Kami siap menerima siapa saja yang ingin datang membaca. Silakan datang ke perpustakaan, kami siap melayani masyarakat,” katanya.
Dengan tersedianya ribuan judul buku serta layanan kunjungan ke sekolah, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika berharap perpustakaan dapat menjadi ruang belajar terbuka bagi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Mimika.(**)




















































Discussion about this post