TIMIKA, jurnalpapua.id
Ketua Panitia Konferensi Sinode Wilayah II Gereja Kemah Injil di Indonesia (GKII) Papua Tengah, Thomas Tabuni, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat yang menyukseskan konferensi pada 13–17 Oktober 2026.
Thomas yang juga menjabat sebagai Ketua DPRK Puncak mengatakan, dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat membuat seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Puncak, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, dan Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses,” kata Thomas.
Ia menyebutkan, sekitar 10.000 orang menghadiri berbagai rangkaian kegiatan konferensi tersebut.
Selain dukungan pemerintah, panitia juga menerima sumbangan sebanyak 213 ekor babi dari masyarakat dan jemaat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
Thomas mengatakan, sumbangan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan sukarela masyarakat terhadap pelayanan gereja.
“Bagi kami, sumbangan ini merupakan gerakan hati dan wujud dukungan masyarakat terhadap pelayanan gereja. Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan jemaat yang telah membantu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurut Thomas, keberhasilan konferensi tidak hanya dilihat dari terpilihnya pimpinan sinode, tetapi juga dari terjaganya keamanan, ketertiban, dan suasana kekeluargaan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu rangkaian kegiatan yang mencerminkan kebersamaan tersebut adalah bakar batu yang dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026).
Thomas berharap, semangat persatuan dan gotong royong yang terbangun selama konferensi dapat terus dipertahankan dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat di Papua Tengah.
Ia menegaskan, kerja sama antara pemerintah, gereja, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat persaudaraan serta menjaga kedamaian di Papua Tengah.(**)





















































Discussion about this post