TIMIKA, jurnalpapua.id
Seorang pria berinisial AN meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penikaman menggunakan senjata tajam di kawasan Bendungan Gorong-gorong, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (20/10/2026) dini hari.
Korban sempat dievakuasi warga ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.00 WIT.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum kejadian korban diduga sedang mengonsumsi minuman keras bersama sejumlah rekannya di lokasi tersebut. Saat itu, dua pemuda yang diduga datang dari arah Jalan Sosial disebut langsung melakukan penusukan terhadap korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, membenarkan bahwa korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Iya benar, korban dibawa ke RSUD tadi malam sekitar pukul 00.00 WIT. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada pagi ini, pukul 10.00 WIT. Jenazah korban saat ini sudah berada di kamar jenazah,” ujar Lucky saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, ditemukan luka akibat benda tajam di bagian dada korban yang mengenai area paru-paru dan jantung.
“Ada luka bekas benda tajam di bagian dada, tepatnya mengenai area paru-paru dan jantung korban,” jelasnya.
Pihak RSUD Mimika, lanjut Lucky, telah berkoordinasi dengan Polsek Mimika Baru terkait penanganan lebih lanjut terhadap jenazah korban. Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu petunjuk dari kepolisian.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolsek Mimika Baru dan masih menunggu petunjuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas terduga pelaku, motif penikaman, maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.
Kasus ini masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.(**)





















































Discussion about this post