TIMIKA – jurnalpapua.id
Dinilai berhasil mengelola sampah di Kabupaten Mimika, Direktur PT. Lintas Papua Mandiri H. Ilham diundang ke Nabire sebagai salah satu pemateri kegiatan yang digelar oleh Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Papua yakni “pembinaan dan fasilitasi daerah untuk akselerasi penuntasan pengelolaan sampah di wilayah Provinsi Papua Tengah” Tahun 2025 di Nabire pada tanggal 14-15 Agustus lalu.

H. Ilham kepada Jurnal Papua.id, Rabu (20/8/2025) menyampaikan, bahwa dirinya bahkan diajak berkolaborasi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan dan Kabupaten Nabire untuk mendirikan bank sampah disana.
“Alhamdulillah kami sudah hadir dalam acara tersebut dan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai cara mengelola sampah dengan baik hingga bisa menghasilkan uang,” tuturnya.

Bahkan usai kegiatan tersebut, dirinya diajak meninjau langsung ke TPA Karadiri Nabire, dimana disana masih banyak tumpukan sampah yang belum tersentuh sama sekali.
“Kemungkinan baru 2,2 persen dari total keseluruhan sampah yang ada disana yang sudah dikelola. Padahal sampah-sampah lainnya bisa menghasilkan uang jika diolah dengan baik,” ungkapnya.

Dijelaskan, bahwa sampah alumunium dan besi sudah dikelola dengan baik, namun sampah lainnya seperti karton, botol minuman, kaleng susu, kaleng tiner dan sampah lainnya juga bisa menghasilkan uang namun belum disentuh.
“Dari hasil kunjungan kami disana, dalam waktu dekat, kami akan bangun bank sampah induk di Nabire, dengan tujuan untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA, dimana nanti sampah-sampah yang sudah dipilah, akan dikirim ke Pulau Jawa untuk didaur ulang.” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada
Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Papua Tengah yang telah memberikan kepercayaan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan itu. Ia berkomitmen untuk bisa berbagi ilmu kepada banyak orang sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo untuk bisa mengakselerasi sampah dimana bertujuan untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan kesehatan, serta mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
“Terimakasih telah mengundang kami untuk bisa membagikan ilmu kepada 8 perwakilan kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah. Kami berupaya untuk segera bisa membangun bank sampah induk di Nabire dengan tujuan bisa mengurangi penumpukan sampah dan juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi warga,” imbuhnya.(**)























Discussion about this post