TIMIKA – jurnalpapua.id
Perhelatan Pentas Seni Budaya dan Kreasi Taman Wisata Mangrove Tahun 2025 terus bergulir.
Sebanyak 435 peserta (sanggar dan kuliner 225 tim, dan penari sebanyak 210) setiap harinya menampilkan dan menyuguhkan tarian, kerajinan tangan serta kuliner untuk warga yang datang berkunjung ke lokasi kegiatan.
Para pengunjung tak hanya menyaksikan pameran serta ukiran khas Suku Kamoro, dan anyaman Noken Suku Amungme, tapi pengunjung juga bisa membeli langsung hasil karya tangan para pengrajin yang ada.
Selain itu, pengunjung disuguhkan dengan penampilan tarian khas Papua yang dibawakan oleh 210 penari yang ada. Tak sampai disitu saja, para pengunjung juga bisa menikmati dengan cara membeli kuliner khas Timika yang dikelola oleh mama-mama Kamoro.
Memasuki hari ke-8, Sabtu (29/11/2025), panitia memberikan kesempatan kepada pelajar dari SMP Kristen Sion untuk menampilkan skill dan kemampuan mereka dalam menari.
Sebelumnya, ketua panitia kegiatan, Santy Sondang menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan pentas seni budaya ini yaitu, untuk mewujudkan ekspresi kreatif yang menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi, adat, dan kesenian yang diwariskan oleh para leluhur.
Selain itu, panitia berharap melalui event ini, bisa mensejahterakan masyarakat di sekitar lokasi pariwisata. Pentas seni budaya lokal juga bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan adat budaya dan kearifan lokal. (**)























Discussion about this post