TIMIKA – jurnalpapua.id
Rencana pemerintah Kabupaten Mimika untuk melakukan evaluasi terhadap penerima beasiswa mendapat tanggapan lain dari Anggota DPRK Mimika, Ancelina Beanal.
Saat ditemui wartawan, Kamis (16/4/2026), Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, bahwa langkah Pemkab Mimika itu sudah benar, namun tetap harus memperhatikan hak-hak asli orang pelajar Amungme dan Kamoro.
“Pemerintah hadir untuk masyarakat, dan bicara soal beasiswa, itu juga tanggungjawab Pemkab Mimika untuk mencerdaskan anak-anak asli Papua, serta yang lahir di Timika,” tuturnya.
Namun khusus untuk beasiswa YPMAK kata dia, itu hanya ditujukan kepada pelajar Amungme dan Kamoro saja.
Ia berharap penerima beasiswa Pemkab Mimika ini benar-benar menyasar kepada pelajar suku Kamoro dan Amungme, lima suku kekerabatan, pelajar Papua serta yang lahir besar di Timika.
“Mereka ini berhak memdapatkan beasiswa Pemkab, sedangkan beasiswa YPMAK adalah beasiswa khusus Amungme dan Kamoro. Sehingga mereka ini punya hak dapat beasiswa dari Pemkab dan YPMAK. Pemerintah tidak boleh batasi itu, karena itu hak mereka,” imbuhnya. (**)





































Discussion about this post