TIMIKA – jurnalpapua.id
Menyikapi pencairan tahap pertama Dana Otsus Pemkab Minika tahun 2026 sebesar Rp.58,8 Miliar, Wakil Ketua III DPRK Mimika, Ester Tsenawatme menegaskan agar penggunaannya bisa menyentuh langsung ke masyarakat.
Saat diwawancarai wartawan, Minggu (18/4/2026), Ester mengungkapkan, bahwa selaku perwakilan rakyat lewat pengangkatan jalur khusus, dirinya memiliki tanggungjawab untuk pengembangan masyarakat asli Papua di segala sektor. Baik itu peningkatan layanan kesehatan, pendidikan serta peningkatan dan pemberdayaan ekonomi.
“Saya diangkat sebagai anggota DPRK Mimika untuk bekerja buat masyarakat saya. Masih banyak mereka yang hidup susah. Maka dari itu saya harap dana Otsus yang dicairkan ini benar-benar digunakan untuk peningkatan kehidupan orang asli Papua, khususnya Amungme dan Kamoro,” tuturnya.
Lanjut dijelaskan, bahwa khususnya diwilayah distrik bagian pegunungan, banyak hal yang harus dilakukan oleh pemerintah. Sebagai contoh, Distrik Hoeya yang selama ini terisolasi karena pemerintah tidak hadir disana.
“Semua pelayanan tidak ada yang berjalan, karena tidak ada jalur penerbangan. Tahun ini lapter sudah selesai, saya harap kedepannya pelayanan bisa dilakukan karena dana Otsus itu ada hanya untuk orang asli Papua,” terangnya.
Ia pun menegaskan kembali ucapan Bupati Mimika beberapa waktu lalu, bahwa setiap rupiah dana Otsus harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal yang meliputi Sektor Pendidikan. Dimana Dinas Pendidikan bertugas untuk meningkatkan mutu pendidikan khusus bagi OAP. Dukungan ini mencakup sekolah negeri dan yayasan seperti YPK Timika dan YPPK Tiga Raja.
Sementara untuk Sektor Kesehatan meliputi peningkatan layanan kesehatan primer dan fasilitas medis bagi warga di distrik-distrik.
Dan untuk Pemberdayaan Ekonomi meliputi program-program yang menyasar penguatan ekonomi kerakyatan dan infrastruktur dasar.(**)






































Discussion about this post