TIMIKA – jurnalpapua.id
Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mimika hingga kini belum merata sampai.
Masih banyak pihak sekolah yang mengeluh dan meminta kepada pemerintah untuk melakukan pembagian jatah MBG secara merata sebagai bagian dari program pemerataan pelayanan.
Melihat momen ini, Wakil Ketua III DPRK Mimika Ester Tsenawatme mengungkapkan kekecewaannya terhadap SPPG Timika yang masih memilah-milah sekolah dalam penyaluran MBG.”
Kalau untuk mengedepankan asas keadilan, harusnya semua sekolah dapat MBG. Tidak boleh ada yang dilewatkan,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, pemerintah jangan menutup mata untuk anak sekolah yang ada di wilayah pendalaman. Menurutnya, sekolah yang ada di pedalaman sudah banyak tertinggal dari sekolah yang ada di kota.
“Untuk itu, kami minta agar MBG juga bisa disalurkan di wilayah pedalaman, supaya mereka juga bisa merasakan program dari Pemerintah Pusat,” tuturnya.
Untuk teknisnya, ia mengungkapkan, bahwa SPPG dari kota hanya cukup mengirimkan bahan makanan lainnya, dan nantinya akan dilengkapi dengan menu pangan lokal yang berada di masing-masing distrik.
“Di kampung-kampung kan banyak stok pangan lokal, itu bisa dikolaborasikan, sehingga mereka tetap bisa menikmati pangan lokal,” ungkapnya.
Ia berharap agar usulan ini segera ditindaklanjuti, agar sekolah-sekolah yang ada di pedalaman bisa ikut merasakan MBG yang bisa bermanfaat untuk anak-anak sekolah.
“Contohnya di wilayah pesisir pantai, banyak anak-anak yang tidak ke sekolah karena tidak ada punya makanan dirumah mereka disaat orangtua melaut. Jadi nanti jikalau MBG sudah ada, pasti semangat mereka untuk sekolah bisa makin besar,” paparnya.(**)






































Discussion about this post