TIMIKA, jurnalpapua.id
Jemaat GKI Sola Gratia merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 yang dirangkaikan dengan HUT ke-9 TK Sola Gratia, HUT ke-4 SD YPK Sola Gratia, serta HUT ke-81 Republik Indonesia.
Perayaan tersebut dikemas dalam rangkaian kegiatan gerejawi, sosial, dan berbagai perlombaan yang melibatkan jemaat dari Rayon 1 hingga Rayon 10. Seluruh rangkaian kegiatan mengusung semangat “Bersatu dalam Kasih, Berkarya untuk Tuhan dan Bangsa.”
Ketua Panitia Hari Raya Besar Gerejawi GKI Sola Gratia, Frans Kambu, mengatakan rangkaian perayaan merupakan bagian dari agenda Hari Raya Gerejawi selama satu tahun dan puncaknya dilaksanakan pada 17 Agustus 2026.
Menurut Frans, momentum tahun ini menjadi istimewa karena perayaan tidak hanya memperingati HUT ke-18 Jemaat GKI Sola Gratia, tetapi juga dirangkaikan dengan HUT ke-9 TK Sola Gratia, HUT ke-4 SD YPK Sola Gratia dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Pada 17 Agustus ini adalah hari ulang tahun Jemaat GKI Sola Gratia yang ke-18. Kami juga merangkainya dengan HUT TK Sola Gratia yang ke-9, SD YPK Sola Gratia yang ke-4, sekaligus HUT RI yang ke-81,” ujar Frans.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 8 Agustus 2026 dengan pembukaan, kerja bakti, dan kegiatan bakti sosial sebagai bagian dari persiapan menyambut seluruh momentum perayaan tersebut.
Selanjutnya, pada 14 hingga 16 Agustus 2026, jemaat menggelar berbagai perlombaan dan kegiatan kebersamaan. Di antaranya lomba estafet tangkap bebek, lomba berpacu dalam kidung, lomba solo, fashion show, lomba memindahkan bola, hingga Lomba Remaja Alkitab (CCA).
Selain perlombaan, panitia juga menyediakan sekitar 10 stand bazar yang diisi oleh masing-masing rayon. Stand tersebut dimanfaatkan untuk menjual berbagai kebutuhan dan hasil usaha jemaat, termasuk sayur-mayur dan makanan.
Frans mengatakan seluruh rangkaian perlombaan diperuntukkan bagi jemaat dari Rayon 1 hingga Rayon 10. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan antaranggota jemaat.
“Ini khusus untuk jemaat, dari Rayon 1 sampai Rayon 10. Semua kami libatkan dalam rangka HUT jemaat, HUT TK dan SD, serta HUT RI,” katanya.
Puncak perayaan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, melalui ibadah syukur HUT ke-18 Jemaat GKI Sola Gratia, HUT ke-9 TK Sola Gratia, HUT ke-4 SD YPK Sola Gratia, sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia.
Dalam ibadah syukur tersebut, panitia turut mengundang perwakilan Klasis, pengurus Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), Dinas Pendidikan, serta sejumlah pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap kegiatan jemaat dan sekolah.
Frans menjelaskan, pembiayaan seluruh rangkaian kegiatan bersumber dari partisipasi anggota jemaat, hasil bazar, dukungan masing-masing rayon, serta bantuan dari Pengurus Harian Majelis Jemaat (PHMJ). Panitia juga mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah melalui BPBD berupa bantuan bahan makanan (sembako).
“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Daerah karena telah memberikan bantuan berupa beras, minyak, kopi, susu dan bahan lainnya untuk mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Jemaat GKI Sola Gratia Nawaripi, Pdt. Dina F. Youltuwu, S.Th., M.Mis, turut hadir dalam rangkaian perayaan tersebut.
Frans berharap momentum peringatan HUT ke-18 Jemaat GKI Sola Gratia, HUT ke-9 TK Sola Gratia, HUT ke-4 SD YPK Sola Gratia, dan HUT ke-81 RI dapat menjadi sarana untuk memperkuat persatuan, pelayanan, pendidikan, serta kebersamaan.
“Selamat ulang tahun untuk Jemaat GKI Sola Gratia, TK dan SD YPK Sola Gratia, serta selamat HUT RI ke-81. Semoga kita terus merdeka di berbagai bidang, tetap beribadah, bekerja, mencari nafkah, dan terus membangun kebersamaan,” pungkasnya.(**)






































Discussion about this post