TIMIKA, jurnalpapua.id
Isu dugaan penculikan tiga anak yang beredar melalui media sosial memicu aksi pemalangan jalan oleh warga di kawasan pertigaan Pomako-Logpon, Kampung Mioko, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (15/9/2026).
Aksi tersebut menyebabkan akses jalan menuju Logpon sempat terhenti. Kendaraan dari maupun menuju Distrik Iwaka tidak dapat melintas karena badan jalan ditutup menggunakan kayu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga melakukan pemalangan setelah menerima kabar melalui Facebook mengenai tiga anak yang disebut-sebut menjadi korban penculikan. Namun hingga kini informasi mengenai dugaan penculikan tersebut belum dipastikan kebenarannya oleh pihak berwenang.
Sejumlah warga kemudian berkumpul di lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas. Beberapa warga juga dilaporkan membawa alat tajam.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak membenarkan adanya aksi pemalangan tersebut.
Menurut Kapolres, tindakan warga dipicu informasi yang beredar di Facebook mengenai dugaan penculikan tiga anak. Warga menutup akses jalan karena khawatir orang yang dicurigai sebagai pelaku meninggalkan wilayah tersebut.
“Pemalangan itu karena adanya isu di Facebook terkait penculikan anak. Masyarakat sengaja melakukan pemalangan agar pelaku tidak kabur, sekaligus untuk merazia kendaraan yang melintas,” kata Alredo.
Menyikapi situasi tersebut, jajaran kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.
Kapolres menyebut personel dari Polsek Mimika Timur, Polair dan Polsek Pomako telah diterjunkan untuk merespons aksi masyarakat tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi kepolisian yang memastikan apakah informasi mengenai penculikan tiga anak tersebut benar terjadi atau hanya informasi yang beredar di media sosial.
Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru menyimpulkan maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi aparat kepolisian.(**)








































Discussion about this post