TIMIKA, jurnalpapua.id
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mimika menutup kegiatan Sosialisasi Sinergi Pelajar Mimika bertema “Kapasitas Pemimpin Muda yang Adaptif dan Inovatif” di Hotel Kanguru Timika, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat, tersebut diikuti pelajar tingkat SMA sederajat. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda agar mampu mengembangkan potensi diri dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan secara resmi ditutup oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Mimika, Petrus Paliamba. Materi pelatihan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, yakni Imam Gunawan dan Dr. Mustadin Tagalla.
Dalam sambutannya, Petrus mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Mimika.
Menurut dia, pemuda merupakan aset bangsa sekaligus generasi penerus yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah dan masa depan bangsa.
“Kemajuan Kabupaten Mimika tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, maupun pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter, integritas, kecerdasan, kreativitas, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan kepemudaan membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan ruang yang positif bagi generasi muda dalam belajar, berkembang, berkarya, dan mengambil peran.
Petrus juga mengingatkan para peserta agar pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Menurutnya, usia muda bukanlah penghalang untuk berkarya dan memberikan kontribusi. Sebaliknya, sejak dini para pelajar perlu membangun disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, keberanian, serta semangat untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif.
“Jadilah generasi muda yang tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi mampu menjadi pelaku perubahan bagi Kabupaten Mimika yang kita cintai bersama,” pesannya.
Ia berharap semangat sinergi yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat terus berlanjut melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan demikian, pembinaan generasi muda dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia David Kanangopme menyampaikan bahwa pembinaan pelajar tidak boleh berhenti pada pendidikan formal di sekolah. Menurutnya, diperlukan dukungan berbagai pihak, termasuk Dispora dan lembaga pendidikan, untuk membuka ruang pengembangan diri bagi pelajar.
Ia berharap program pembinaan kepemudaan dapat terus dilaksanakan sehingga pelajar tingkat SMA dan SMK mampu mengenali potensi diri, membangun kemandirian, serta belajar memimpin diri sendiri dalam mempersiapkan masa depan.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi muda Mimika yang berkarakter, kreatif, mandiri, berintegritas, serta memiliki kemampuan beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga diharapkan terus mendorong program pemberdayaan pemuda yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan daya saing generasi muda.(**)


















































Discussion about this post