TIMIKA, jurnalpapua.id
Pemerintah Kabupaten Mimika menyalurkan bantuan pangan sebanyak 78 ton bagi masyarakat di Distrik Tembagapura, termasuk warga Kampung Singa dan Arwanop yang terdampak kekeringan.
Kepala Distrik Tembagapura, Dev Richard Tatiratu, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Mimika untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kondisi kekeringan.
“Untuk Arwanop sudah kita distribusikan bulan lalu. Hari ini kami kirim empat flight untuk Singa dan besok juga akan dikirim empat flight lagi,” kata Dev saat ditemui wartawan di Hotel Grand Tembaga, Kamis (8/10/2026).
Menurut Dev, proses pengiriman bantuan ke Singa sempat mengalami keterlambatan akibat kondisi cuaca berupa kabut asap serta situasi keamanan di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah bersama manajemen PT Freeport Indonesia serta aparat TNI-Polri kemudian melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi keamanan dan kelayakan landasan sebelum pesawat dapat melakukan pendaratan.
Dev juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Freeport Indonesia yang membantu proses pengiriman bantuan melalui dukungan penerbangan, serta Dinas Perhubungan Mimika yang memberikan informasi terkait kondisi bandara di Singa.
“Ketika Dinas Perhubungan menyampaikan bahwa bandara aman, pesawat bisa mendarat pagi ini untuk membawa bantuan,” ujarnya.
78 Ton Bantuan
Dev menjelaskan, total bantuan pangan yang disiapkan untuk wilayah Distrik Tembagapura mencapai 78 ton.
Dari jumlah tersebut, sekitar 50 ton dialokasikan untuk wilayah Tembagapura dan kampung-kampung di sekitarnya, sedangkan sekitar 30 ton diperuntukkan bagi masyarakat di Kampung Singa dan Arwanop.
Bantuan pangan yang berasal dari Bulog berupa beras dan minyak goreng. Sementara bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mimika akan dilengkapi dengan sejumlah kebutuhan pangan lainnya.
“Untuk bantuan pangan Nasional dari Bulog, yang disalurkan adalah beras dan minyak goreng. Setelah ini bantuan dari pemerintah daerah akan kami salurkan, termasuk telur dan bumbu-bumbu dapur,” jelas Dev.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Setelah seluruh bantuan pangan untuk Tembagapura, Arwanop, dan Singa selesai didistribusikan, Pemkab Mimika akan melanjutkan dengan bantuan tambahan yang berasal dari pemerintah daerah.
Data Penerima Diperbarui
Di sisi lain, Dev mengakui pemerintah distrik masih melakukan pembaruan data penerima bantuan di 13 kampung yang berada di Distrik Tembagapura.
Menurut dia, pembaruan data diperlukan untuk menghindari adanya penerima ganda maupun data keluarga yang sudah tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.
“Kami sudah instruksikan kepala-kepala kampung untuk mendata kembali keluarga-keluarga yang ada. Ada data ganda dan ada keluarga yang sudah meninggal tetapi masih tercatat menerima bantuan,” katanya.
Ia berharap pendataan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga pada penyaluran tahap berikutnya pemerintah telah memiliki data penerima yang lebih valid dan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Dev juga memastikan bantuan pangan yang telah disiapkan pemerintah untuk masyarakat Tembagapura terus disalurkan secara bertahap hingga seluruh wilayah sasaran menerima bantuan.(**)


















































Discussion about this post