ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, September 24, 2026
No Result
View All Result
  • Login
Jurnal Papua
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Jurnal Papua
No Result
View All Result
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
ADVERTISEMENT
Home Pemerintahan

Dinsos Mimika Asesmen 250 Anak Terlantar, Penjangkauan Masih Terbatas di Wilayah Kota

admin by admin
September 24, 2026
in Pemerintahan
0

TIMIKA, jurnalpapua.id

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika mencatat sementara sebanyak 250 anak telah melalui proses asesmen dan membutuhkan penanganan serta pendampingan sebagai anak terlantar.

ADVERTISEMENT

Data tersebut diperoleh dari hasil penjangkauan yang dilakukan 24 kader anak dan dievaluasi dalam kegiatan monitoring dan evaluasi penjangkauan anak terlantar di Hotel Serayu Timika, Selasa-Rabu (22-23 September 2026).

Sekretaris Dinsos Kabupaten Mimika, Emelia Catrece Samaran, mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk mengevaluasi proses penjangkauan sekaligus menghimpun berbagai persoalan yang dihadapi para kader saat melakukan pendataan di lapangan.

BacaJuga:

Hadapi Risiko Bencana, BPBD Verifikasi Kesiapan Logistik Se-Tanah Papua

Hadapi Risiko Bencana, BPBD Verifikasi Kesiapan Logistik Se-Tanah Papua

September 23, 2026
Ratusan Koperasi di Mimika Belum Aktif, Samuel Yogi Dorong Pembenahan Tata Kelola

Ratusan Koperasi di Mimika Belum Aktif, Samuel Yogi Dorong Pembenahan Tata Kelola

September 23, 2026
Dinkes Mimika Catat 67 Kasus Kusta hingga Agustus 2026, Skrining Tembus 870 Ribu Pemeriksaan

Dinkes Mimika Catat 67 Kasus Kusta hingga Agustus 2026, Skrining Tembus 870 Ribu Pemeriksaan

September 23, 2026
Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dari kegiatan ini kami mendapatkan banyak masukan dan informasi dari para kader anak mengenai bagaimana mereka melakukan penjangkauan di lapangan,” ujar Emelia.

Salah satu kendala utama, kata Emelia, adalah masih adanya penolakan dari masyarakat ketika kader melakukan pendataan. Kondisi itu dipengaruhi belum adanya identitas maupun legalitas resmi yang menunjukkan bahwa kader bekerja sebagai perpanjangan tangan pemerintah.

ADVERTISEMENT

Karena itu, Dinsos Mimika tengah mengupayakan legalitas berupa Surat Keputusan (SK) Bupati, kartu tanda pengenal hingga atribut khusus bagi para kader.

“Ketika mereka turun ke lapangan mengambil data terkait anak-anak terlantar, mereka harus memiliki identitas. Dengan begitu, masyarakat juga mengetahui bahwa mereka bekerja sebagai bagian dari perpanjangan tangan pemerintah,” katanya.

Emelia mengungkapkan, selama ini 24 kader anak tersebut bekerja secara sukarela tanpa honor maupun biaya operasional.

“Kerja mereka tulus, murni dengan panggilan hati. Selama ini mereka bekerja tanpa biaya. Ini juga yang sedang kami pikirkan ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, angka 250 anak bukan sekadar hasil pendataan, tetapi telah melalui proses asesmen untuk memastikan kondisi masing-masing anak sesuai ketentuan mengenai anak terlantar.

Menurutnya, faktor yang menyebabkan anak masuk dalam kondisi terlantar beragam, mulai dari persoalan ekonomi, perceraian orang tua hingga kurangnya pengasuhan dan perhatian keluarga.

“Anak-anak ini harus diasesmen terlebih dahulu. Definisi anak terlantar juga berbeda sesuai aturan. Ada yang terlantar karena faktor ekonomi, orang tua bercerai, tidak terurus, maupun faktor lainnya,” jelasnya.

Setelah asesmen, para kader tetap melakukan pendampingan, memperbarui data dan berkoordinasi dengan Dinsos Mimika untuk menentukan bentuk penanganan selanjutnya.

Namun, Emelia menegaskan data 250 anak tersebut masih bersifat sementara. Penjangkauan akan terus dilakukan apabila terdapat laporan maupun pengaduan masyarakat terkait anak yang membutuhkan penanganan.

Untuk saat ini, penjangkauan masih difokuskan pada distrik-distrik di kawasan perkotaan dan sekitarnya sehingga belum mencakup seluruh kampung di Kabupaten Mimika.

Emelia juga menegaskan, data 250 anak tersebut tidak dapat disamakan dengan kelompok yang selama ini dikenal sebagai “anak karton” atau anak-anak yang beraktivitas di jalan dan memiliki persoalan putus sekolah.

Menurutnya, setiap kelompok memiliki karakteristik dan kebutuhan penanganan berbeda. Anak tidak dapat langsung dikategorikan sebagai anak terlantar tanpa melalui proses asesmen.

“Kalau data itu di luar yang kami asesmen, kami tidak bisa mempertanggungjawabkannya. Yang kami lakukan asesmen sebanyak 250 anak ini sudah melalui proses berdasarkan regulasi,” tegasnya.

Di sisi lain, penanganan anak terlantar di Mimika masih terkendala keterbatasan fasilitas. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Mimika belum memiliki rumah singgah yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah.

Sementara fasilitas yang berada di Kilo 7 merupakan panti di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

“Selama ini kami tidak punya rumah singgah. Yang di Kilo 7 itu panti milik provinsi, sehingga kewenangannya ada di provinsi,” katanya.

Akibat keterbatasan tersebut, anak-anak yang telah melalui asesmen belum dapat ditempatkan di fasilitas khusus untuk mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan. Untuk sementara, pendampingan dilakukan langsung oleh para kader dengan tetap berkoordinasi bersama Dinsos Mimika.

Dinsos Mimika kini mendorong agar fasilitas rehabilitasi anak di Kilo 7 dapat kembali diaktifkan. Kepala Dinsos Mimika juga telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terkait rencana tersebut.

Namun, menurut Emelia, pengaktifan kembali fasilitas itu membutuhkan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk pelayanan kesehatan dan tenaga pendamping.

“Bukan hanya tempat untuk menempatkan anak-anak. Harus ada sarana pendukung seperti klinik, tenaga kesehatan, dokter, perawat dan kebutuhan lainnya. Jadi memang perlu waktu dan kajian,” jelasnya.

Ia menambahkan, penanganan terhadap setiap anak tidak dapat disamaratakan karena masing-masing memiliki latar belakang persoalan berbeda. Karena itu, hasil asesmen menjadi dasar utama dalam menentukan bentuk intervensi dan pendampingan.

Dinsos Mimika juga telah memiliki sistem aplikasi pendataan anak terlantar. Seluruh data hasil asesmen akan dimasukkan ke dalam sistem tersebut sebagai dokumentasi sekaligus dasar menentukan penanganan lebih lanjut. (**)

Previous Post

PUPR Mimika Benahi Pengelolaan Air Bersih Pesisir, Operator Profesional Disiapkan

Next Post

Retribusi Pasar Mimika Tembus Rp8 Juta Sehari, Disperindag Optimistis Lampaui Target Rp2,2 Miliar

Related Posts

Hadapi Risiko Bencana, BPBD Verifikasi Kesiapan Logistik Se-Tanah Papua

Hadapi Risiko Bencana, BPBD Verifikasi Kesiapan Logistik Se-Tanah Papua

September 23, 2026
Ratusan Koperasi di Mimika Belum Aktif, Samuel Yogi Dorong Pembenahan Tata Kelola

Ratusan Koperasi di Mimika Belum Aktif, Samuel Yogi Dorong Pembenahan Tata Kelola

September 23, 2026
Dinkes Mimika Catat 67 Kasus Kusta hingga Agustus 2026, Skrining Tembus 870 Ribu Pemeriksaan

Dinkes Mimika Catat 67 Kasus Kusta hingga Agustus 2026, Skrining Tembus 870 Ribu Pemeriksaan

September 23, 2026
Pertumbuhan Penduduk Terus Meningkat, Pemkab Mimika Waspadai Munculnya Pemukiman Kumuh

Pertumbuhan Penduduk Terus Meningkat, Pemkab Mimika Waspadai Munculnya Pemukiman Kumuh

September 22, 2026
Penyaluran Dana Otsus Mimika Baru 41,93 Persen, Bappeda Minta OPD Lengkapi Dokumen

Penyaluran Dana Otsus Mimika Baru 41,93 Persen, Bappeda Minta OPD Lengkapi Dokumen

September 21, 2026
Disdukcapil Gandeng Tiga OPD Wujudkan Mimika Satu Data, Data ASN hingga Subsidi Minyak Tanah Diintegrasikan

Disdukcapil Gandeng Tiga OPD Wujudkan Mimika Satu Data, Data ASN hingga Subsidi Minyak Tanah Diintegrasikan

September 21, 2026
Next Post
Retribusi Pasar Mimika Tembus Rp8 Juta Sehari, Disperindag Optimistis Lampaui Target Rp2,2 Miliar

Retribusi Pasar Mimika Tembus Rp8 Juta Sehari, Disperindag Optimistis Lampaui Target Rp2,2 Miliar

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Agustus 2, 2026
Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

September 10, 2025
Prajurit Yonif Raider/Buaya Putih Banjar, Praka Wahriadi Bancin

Lagi, Satu Prajurit TNI Yonif 323 Buaya Putih/Banjar Gugur Tertembak di Beoga Puncak Papua

Juli 30, 2026
KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

September 9, 2026
Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

0

Hello world!

0

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Retribusi Pasar Mimika Tembus Rp8 Juta Sehari, Disperindag Optimistis Lampaui Target Rp2,2 Miliar

Retribusi Pasar Mimika Tembus Rp8 Juta Sehari, Disperindag Optimistis Lampaui Target Rp2,2 Miliar

September 24, 2026
Dinsos Mimika Asesmen 250 Anak Terlantar, Penjangkauan Masih Terbatas di Wilayah Kota

Dinsos Mimika Asesmen 250 Anak Terlantar, Penjangkauan Masih Terbatas di Wilayah Kota

September 24, 2026
PUPR Mimika Benahi Pengelolaan Air Bersih Pesisir, Operator Profesional Disiapkan

PUPR Mimika Benahi Pengelolaan Air Bersih Pesisir, Operator Profesional Disiapkan

September 24, 2026
Tidak Dibacakan, DPRK Minta TAPD Perjelas Nota Keuangan, Paripurna APBD-P Mimika Ditunda

Tidak Dibacakan, DPRK Minta TAPD Perjelas Nota Keuangan, Paripurna APBD-P Mimika Ditunda

September 24, 2026
VIDEO JURNAL PAPUA
← Geser untuk melihat video lainnya →
@jurnalpapua89

Browse by Category

  • AI News
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Piala Dunia 2026
  • Politik
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wamena
  • World Cup 2026
Jurnal Papua

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
POST TERBARU
Retribusi Pasar Mimika Tembus Rp8 Juta Sehari, Disperindag Optimistis Lampaui Target Rp2,2 Miliar
Retribusi Pasar Mimika Tembus Rp8 Juta Sehari, Disperindag Optimistis...
PUPR Mimika Benahi Pengelolaan Air Bersih Pesisir, Operator Profesional Disiapkan
PUPR Mimika Benahi Pengelolaan Air Bersih Pesisir, Operator Profesional...
Tidak Dibacakan, DPRK Minta TAPD Perjelas Nota Keuangan, Paripurna APBD-P Mimika Ditunda
Tidak Dibacakan, DPRK Minta TAPD Perjelas Nota Keuangan, Paripurna...
80 Pejabat Mimika Ikuti PKA dan PKP, Bupati Tekankan Perubahan Kinerja
80 Pejabat Mimika Ikuti PKA dan PKP, Bupati Tekankan...
Dana Hilang 500 Juta, Pengusaha di Timika Laporkan Dugaan Penipuan Investasi ke Polisi
Dana Hilang 500 Juta, Pengusaha di Timika Laporkan Dugaan...
Hadapi Risiko Bencana, BPBD Verifikasi Kesiapan Logistik Se-Tanah Papua
Hadapi Risiko Bencana, BPBD Verifikasi Kesiapan Logistik Se-Tanah Papua
Ratusan Koperasi di Mimika Belum Aktif, Samuel Yogi Dorong Pembenahan Tata Kelola
Ratusan Koperasi di Mimika Belum Aktif, Samuel Yogi Dorong...
Hampir 300 Kasus Malaria per Bulan, Puskesmas Mapurujaya Gencarkan Layanan ke Rumah Warga
Hampir 300 Kasus Malaria per Bulan, Puskesmas Mapurujaya Gencarkan...
Dinkes Mimika Catat 67 Kasus Kusta hingga Agustus 2026, Skrining Tembus 870 Ribu Pemeriksaan
Dinkes Mimika Catat 67 Kasus Kusta hingga Agustus 2026,...
Status Lahan Belum Tuntas, Rehab Gedung Perpustakaan dan Arsip Mimika Terancam Ditunda
Status Lahan Belum Tuntas, Rehab Gedung Perpustakaan dan Arsip...
Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Pelaku Penembakan ASN di Yahukimo
Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Pelaku Penembakan ASN di...
Korspasgat Bergerak Cepat, Paket Mencurigakan Berisi Senjata dan Perlengkapan Pendukung Diamankan di Wamena Papua Pegunungan
Korspasgat Bergerak Cepat, Paket Mencurigakan Berisi Senjata dan Perlengkapan...
← Geser untuk berita lainnya →