TIMIKA – jurnalpapua.id
Sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun, dimana momen perayaan Paskah selalu disambut dengan menggelar pawai obor.
Seperti yang dilakukan oleh ribuan umat Kristiani di Timika, Papua Tengah, Minggu dinihari (5/4/2026).
Ribuan warga gereja dari berbagai denominasi gereja se Kabupaten Mimika dibawah koordinasi Persatuan Gereja Gereja Mimika (PGGM) berbondong-bondong
mengikuti pawai obor menyambut fajar Paskah memperingati kebangkitan Yesus Kristus.
Pawai obor ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika Johannes Rettob di Lapangan Eks Pasar Swadaya jalan Yos Sudarso.
Dari Lapangan Eks Pasar Swadaya selanjutnya pawai obor berjalan melewati depan gereja Tiga Raja – Cendrawasih – Budi Utomo dan Finish di pelataran gedung Eme Neme Yauware.
Bupati menyampaikan, meskipun terdapat berbagai tema Paskah baik secara nasional, lokal, maupun dari Keuskupan Timika inti pesan yang diusung tetaplah sama.
“Momentum Paskah ini, kebangkitan Tuhan Yesus sesuai dengan agama Kristiani, mereka percaya bahwa momentum Paskah ini bisa mengembalikan semua persoalan-persoalan kedamaian. Lupakan semua masa lalu, kita perbaiki kehidupan yang lebih baik ke depan,” katanya.
Dirinya berharap untuk masyarakat Mimika gunakan momentum Paskah ini dengan baik.
“Refleksikan diri kita, apa yang telah kita buat masa lalu, pada waktu-waktu yang lalu kurang baik, mari kita kembali pada masa yang akan datang yang lebih baik,” ucapnya.
Ia pun berpesan kepada umat Kristiani di Kabupaten Mimika, gunakan momen Paskah ini untuk kedamaian, buat Kabupaten ini baik dan harmoni.
“Jangan kita perang, kita jangan berselisih antara keluarga, antara suku, antara masyarakat. Tidak boleh konflik-konflik di antara kita, kita hilangkan di tahun ini. Momen Paskah ini kita gunakan dengan baik untuk kedamaian, jangan sampai menimbulkan orang melihat bahwa umat Kristen di Kabupaten Mimika membuat masalah-masalah, jaga kedamaian, lupakan yang lalu, mari kita bangkit bersama Kristus untuk memperbaiki Kabupaten Mimika ini secara baik dan secara bersama,” tegasnya.(**)





































Discussion about this post