TIMIKA – jurnalpapua.id
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, sebanyak 1.156 pelajar tingkat SD – SMP di Sekolah Asrama Taruna Papua mengikuti lomba potensi sains pada Selasa (07/4/2026).
Kegiatan lomba tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Kepala Perwakilan YPL Bidang Pendidikan, Oktavianus Vic Rori didampingi Kepala Sekolah Taruna Papua, Sonianto Kuddi yang ditandai dengan pemukulan tifa.
Wakil Kepala Perwakilan YPL Bidang Pendidikan, Oktavianus Vic Rori mengatakan, kegiatan lomba potensi sains ini diharapkan agar siswa bertumbuh dan berkembang dari segi intelektual.
Dalam lomba potensi sains ini, akan ada tiga mata lomba pelajaran yang akan dilombakan yaitu Matematika, Sains dan IPS. Dengan tiga mata pelajaran ini mereka akan lebih memperdalam materi-materi tersebut.
Diharapkannya, kedepan nanti bisa mempraktekkannya dalam kehidupan nyata. Karena, lomba-lomba ini juga mempersiapkan anak-anak untuk bisa berkompetisi, bersaing keluar terutama untuk mengikuti ujian-ujian yang diselenggarakan oleh sekolah, pemerintah dan lain sebagainya.
Selain itu, anak-anak Papua juga dilatih untuk disiplin, berani dalam mencari solusi, berani mengembangkan pola pikir yang kreatif, inovatif tentu demi masa depan yang lebih cerah.
Diakuinya, setiap tahun pihaknya mengadakan lomba potensi sains. Khusus tahun ini pihaknya lebih memperkuat ke internal sehingga anak-anak secara masif kemampuan akademik terutama di bidang sains.
“Kalau sebelumnya hanya perwakilan saja, sekarang semua anak wajib mengikuti dan harus meningkatkan kemampuan akademik terutama meningkatkan daya juang. Jadi, belajar itu tidak mudah, butuh perjuangan, kesabaran dan ketekunan,” terangnya.
Lebih lanjut, anak-anak Papua yang di didik di sini dilatih sejak dini mulai kelas 1 supaya mereka bisa membentuk karakter yang baik menjadi sabar, tangguh dan mempunyai daya juang yang tinggi dalam menuntut ilmu di manapun mereka berada.
Kepala Sekolah Taruna Papua, Sonianto Kuddi mengucapkan terima kasih atas support penuh dari YPMAK dan PTFI yang mendukung pendidikan dan pembinaan di SATP.
“Jadi lomba potensi sains ini dalam rangka untuk memperingati hari pendidikan nasional tanggal 2 Mei 2026 mendatang,” ujarnya.
Adapun tujuan dalam lomba potensi sains ini adalah untuk meningkatkan kemampuan akademik semua anak-anak SATP.
Anak-anak perlu dukungan, perlu dorongan agar mereka bisa mempunyai semangat juang yang tinggi dalam akademik dan olahraga juga tentunya.
Selain itu, lomba potensi sains ini juga akan menjaring bibit-bibit yang punya bakat sehingga nantinya akan mewakili sekolah dalam setiap ajang lomba baik secara lokal, nasional bahkan internasional.
“Kedepannya akan banyak lomba jadi kami mempersiapkan anak sedini mungkin, sehingga visi misi dari YPMAK dan SATP tercapai yaitu menjadi institusi unggul yang tanggap, inovatif dan kreatif mencerdaskan anak-anak asli Papua terutama Amungme dan Kamoro dan 5 suku kekerabatan lainnya,” tuturnya.
Wakasek Kurikulum SMP/ Kepala UPT Pusat Prestasi, Elpianus Paat menambahkan, nantinya akan ada reward yang mereka dapatkan berupa trofi dan sertifikat.
Reward itu diberikan kepada guru-guru yang mempunyai anak didik yang berprestasi supaya guru-guru juga terpacu mendidik anak setiap hari dalam pembinaan sains.
“Ini menjadi satu bagian untuk mengembangkan mereka punya penghargaan terhadap diri sehingga kita bukan berikan reward berupa sesuatu yang habis dipakai misalnya makanan atau pakaian tetapi lebih pada penghargaan diri dan mereka akan merasa semakin didorong dan dipacu untuk lebih berkembang lebih baik,” terangnya.
Ketua Panitia Hardiknas SATP, Yeremia Piri mengaku, lomba potensi sains tahun 2026 ini merupakan awal dari serangkaian lomba yang akan berlangsung selama bulan April.
“Jadi tahap seleksi ini dilakukan di kelas yang mana akan diseleksi 5 anak per mata pelajaran untuk nanti diutus dalam lomba final antar level di tanggal 17 April nanti,” katanya.
Lebih lanjut, yang akan bertanding ada 4 level yaitu level 1, level 2, level 3 dan level 4 untuk yang SMP.
Ini juga selaras dengan program dari UPT Pusat Prestasi untuk meningkatkan jiwa kompetisi dari masing-masing peserta didik terutama dalam bidang sains.
“Untuk diketahui, kelas I juga akan ikut lomba yakni literasi dan numerasi, jadi bukan hanya kelas 2 sampai SMP tapi kelas 1 juga kami libatkan. Sehingga total pelajar yang akan mengikuti lomba sebanyak 1.156 siswa,” pungkasnya. (**)




































Discussion about this post