TIMIKA – jurnalpapua.id
Dana desa tahap pertama Kampung Doliningokngin Distrik Tembagapura sebesar Rp. 500 juta digunakan untuk kepentingan dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Kepala Kampung Doliningokngin, Samuel Kum saat ditemui Jurnal Papua.id di Jalan Ahmad Yani, Kamis (7/8/2025) mengatakan, bahwa dana desa tahap pertama digunakan untuk pembangunan jalan alternatif sepanjang 50 meter, mengingat kawasan tersebut sering dilalui oleh masyarakat apabila sedang beraktifitas.

“Dulu awalnya itu berbahaya, karena ada jurang disitu. Makanya kami pasang besi supaya tidak berbahaya lagi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain membangun jalan alternatif, dana desa juga dibagikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 45 kepala keluarga yang masuk kategori layak menerimanya.

“Masing-masing kepala keluarga menerima Rp. 1,8 juta. Jadi totalnya Rp. 81 juta lebih untuk 45 kepala keluarga,” ungkapnya.
Selanjutnya, dana desa tahap pertama juga digunakan untuk pemasangan fasilitas internet Starlink yang bisa digunakan masyarakat dalam berkomunikasi dengan sanak saudara yang berada di luar kampung.

“Ini kami sudah pasang, dan sudah digunakan. Warga sudah bisa pakai hubungi anak-anak mereka yang sekolah di luar Papua atau yang ada di Timika,” katanya.
Dana desa tahap pertama kata dia juga digunakan untuk membantu warga disektor pertanian dan perkebunan dengan mengalokasikan dana untuk penanaman bibit kopi, perawatan kebun kopi yang sudah ada.
“Kami mau dana desa yang diberikan pemerintah bisa dinikmati oleh masyarakat kampung, sehingga mereka sadar dan paham, bahwa pemerintah memperhatikan kehidupan mereka,” katanya lagi.
Selain menggunakan dana desa, pekerjaan dan berbagai kegiatan lainnya ditopang dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 725 juta.
“Biaya transportasi udara, kegiatan PKK dan karang taruna juga bersumber dari DD dan ADD. Namun dana tidak utuh lagi turun ke kampung, karena kena potongan pajak dan administrasi,” pungkasnya. (**)























Discussion about this post