PUNCAK, jurnalpapua.id
Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni menegaskan komitmennya mengawal rencana pembangunan Sekolah Rakyat dan pusat pemerintahan Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Komitmen itu disampaikan Thomas saat mendampingi Bupati Puncak Elvis Tabuni, SE, MM, meninjau langsung lokasi pembangunan yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Puncak bersama masyarakat seluas kurang lebih 10 hektare di Distrik Omukia, Jumat (21/8/2026).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Adi Susanto, Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, Asisten II Sekda Puncak, Kepala Dinas Sosial Aser Tabuni, Kepala Bappeda Herman Wanma, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dominggus Wihiawary, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah lainnya.
Rombongan berangkat dari Gome menuju Omukia dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga juga menggelar tradisi bakar batu sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap rencana pembangunan di wilayah tersebut.
Bupati Puncak Elvis Tabuni mengatakan kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan bagi pembangunan pusat pemerintahan Distrik Omukia dan Sekolah Rakyat.
“Hari ini kami melakukan kunjungan kerja untuk memastikan lokasi pembangunan Distrik Pertumbuhan Omukia dan Sekolah Rakyat. Masyarakat menyambut baik dan berkomitmen penuh menyerahkan lahan untuk pembangunan ini,” ujar Elvis.
Menurut dia, lahan sekitar 10 hektare tersebut diharapkan dapat menjadi kawasan pemerintahan dan pelayanan publik yang tertata. Selain kantor distrik, kawasan itu direncanakan dilengkapi aula, Koramil, Polsek hingga kantor-kantor kampung.
Penataan kawasan tersebut, kata Elvis, bukan hanya untuk memperkuat pelayanan pemerintahan, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat di Distrik Omukia.
Sementara itu, Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Sebagai putra daerah Omukia, ia menilai pembangunan Sekolah Rakyat menjadi momentum penting untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda di wilayah itu.
“Kami memberikan dukungan penuh agar pembangunan kantor distrik percontohan dan Sekolah Rakyat dari program pemerintah pusat ini dapat terealisasi demi masa depan generasi kita. Ini adalah jawaban atas kerinduan masyarakat sejak pemekaran,” kata Thomas.
Thomas memastikan DPRK Puncak akan mengawal setiap tahapan pembangunan agar pelaksanaannya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan fasilitas pemerintahan dan pendidikan.
Dukungan serupa disampaikan tokoh intelektual Distrik Omukia, Yulianus Kogoya. Menurut dia, masyarakat bersama para tokoh intelektual telah sepakat mendukung pemanfaatan lahan di wilayah Ondugura untuk pembangunan kantor distrik dan Sekolah Rakyat.
“Masyarakat dan tokoh intelektual sepakat menyerahkan lokasi di Ondugura untuk pembangunan kantor distrik dan Sekolah Rakyat. Seluruh warga siap mendukung penataan lahan ini agar pelayanan publik dapat berjalan maksimal,” ujar Yulianus.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Fasilitas yang direncanakan untuk mendukung Sekolah Rakyat antara lain ruang belajar, asrama, fasilitas olahraga, akses internet dan berbagai sarana penunjang pendidikan lainnya.
Selain meninjau lokasi Sekolah Rakyat, rombongan juga melihat kesiapan lahan untuk pengembangan pusat pemerintahan Distrik Omukia.
Pemkab Puncak berharap kawasan tersebut ke depan dapat berkembang sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terpadu dan representatif.
Dengan dukungan masyarakat dan pengawalan DPRK Puncak, pembangunan fasilitas pemerintahan serta pendidikan di Omukia diharapkan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kunjungan kerja Bupati Puncak bersama Forkopimda, Ketua DPRK Puncak dan jajaran pemerintah daerah berlangsung aman, tertib dan kondusif dengan pengamanan personel gabungan TNI-Polri. (**)







































Discussion about this post