TIMIKA, jurnalpapua.id
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang memicu penurunan curah hujan dan peningkatan suhu udara di wilayah Timika.
Berdasarkan informasi Pusdalops PB BPBD Mimika, suhu udara di Timika terpantau lebih panas dan kering dengan kisaran mencapai 30 derajat Celsius. Kondisi tersebut dibarengi berkurangnya intensitas curah hujan yang terjadi pada periode Juni hingga Agustus.
Meski Mimika masih berpotensi diguyur hujan karena faktor lokal yang cukup kuat, masyarakat diminta mengantisipasi dampak apabila kondisi panas dan minim hujan berlangsung dalam waktu lama.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih. Berkurangnya curah hujan dinilai berisiko menurunkan cadangan air tanah apabila fenomena tersebut terus berlangsung hingga akhir tahun.
Selain kekeringan, BPBD Mimika juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan. Cuaca panas dan kondisi lingkungan yang lebih kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama akibat aktivitas pembakaran yang tidak terkendali.
Masyarakat karena itu diminta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu munculnya titik api.
BPBD juga mewaspadai potensi kabut asap kiriman dari wilayah selatan Papua. Angin timur dari Australia disebut dapat membawa partikel asap dari titik panas atau kebakaran hutan dan lahan di wilayah seperti Merauke melintasi Mimika.
Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta menjaga kesehatan, terutama ketika terjadi peningkatan kabut asap yang dapat mengganggu kualitas udara.
Pusdalops PB BPBD Mimika mengajak masyarakat melakukan langkah antisipasi dengan menghemat penggunaan air dan menyimpan persediaan air bersih secukupnya, mewaspadai peningkatan suhu dan cuaca panas, serta menghindari segala aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kejadian yang berpotensi menimbulkan bencana kepada Pusdalops PB BPBD Kabupaten Mimika melalui layanan informasi dan laporan 24 jam di nomor 0821 4770 1407.
BPBD mengingatkan kesiapsiagaan dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana selama kondisi cuaca panas dan kering berlangsung di Mimika. (**)







































Discussion about this post