TIMIKA, jurnalpapua.id
Pemerintah Kabupaten Mimika berencana kembali mengaktifkan penerbangan komersial menuju Distrik Jila mulai Oktober 2026. Dibukanya kembali akses penerbangan tersebut diharapkan menjadi momentum pemulihan pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan yang selama ini belum berjalan optimal.
Kepala Distrik Jila, Enos Lokobal, mengatakan masyarakat sangat membutuhkan kehadiran kembali para guru, tenaga kesehatan serta aparatur pemerintah di tempat tugas masing-masing.
Menurut Enos, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika telah menyampaikan bahwa penerbangan komersial menuju Distrik Jila akan kembali diaktifkan mulai bulan depan.
“Ibu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika sudah menjelaskan kepada kita bahwa mulai bulan depan penerbangan komersial ke Distrik Jila akan diaktifkan kembali,” kata Enos kepada jurnalpapua.id, Senin (28/9/2026).
Dengan dibukanya kembali penerbangan, Enos berharap para guru, tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik dan pegawai distrik dapat segera kembali ke Jila untuk menjalankan tugas melayani masyarakat.
Ia menegaskan, kebutuhan tersebut sangat mendesak karena kondisi masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan pemerintah, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Masyarakat di atas banyak yang sakit, anak-anak tidak sekolah, masyarakat tidak terlayani. Jadi kami berharap guru, tenaga kesehatan, petugas dan pegawai distrik bisa kembali ke tempat tugas untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Enos menuturkan pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga membutuhkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan secara rutin.
Karena itu, ia berharap fasilitas kesehatan di Jila dapat kembali beroperasi secara normal seiring pulihnya akses transportasi udara.
“Kesehatan orang tua dan anak-anak harus diperhatikan. Pelayanan kesehatan harus kembali naik dan aktif,” katanya.
Hal yang sama juga berlaku pada sektor pendidikan. Menurut Enos, anak-anak di Jila membutuhkan kepastian untuk kembali mengikuti proses belajar mengajar setelah aktivitas pendidikan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Ia berharap kembalinya penerbangan komersial tidak hanya membuka akses transportasi masyarakat, tetapi juga menjadi jalan untuk mengembalikan secara bertahap pelayanan pemerintahan di wilayah pedalaman tersebut.
Penerbangan merupakan salah satu akses utama menuju Distrik Jila. Dengan kembali beroperasinya penerbangan komersial, mobilitas tenaga pelayanan publik, distribusi kebutuhan masyarakat maupun aktivitas pemerintahan diharapkan semakin lancar.
Enos meminta seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab pelayanan di Jila memanfaatkan dibukanya kembali akses penerbangan tersebut untuk kembali ke tempat tugas.
Bagi masyarakat Jila, kembalinya guru ke sekolah dan tenaga kesehatan ke fasilitas pelayanan bukan sekadar hadirnya aparatur pemerintah. Kehadiran mereka menjadi kebutuhan mendasar agar anak-anak dapat kembali belajar dan warga yang sakit memperoleh pelayanan kesehatan secara layak.
“Kalau penerbangan sudah kembali, kami berharap semuanya kembali menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Enos.(**)










































Discussion about this post