ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
  • Login
Jurnal Papua
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Jurnal Papua
No Result
View All Result
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
ADVERTISEMENT
Home Kriminal

Pansus Papua DPD RI Dorong Presiden Bentuk Tim Investigasi dan Dialog Selesaikan Konflik Papua

admin by admin
September 17, 2026
in Kriminal, Pemerintahan, Peristiwa, Politik
0

TIMIKA, jurnalpapua.id

Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua DPD RI mendorong Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah konkret dalam penyelesaian konflik berkepanjangan di Tanah Papua, termasuk melalui pembentukan tim investigasi, tim rekonsiliasi atau tim dialog.

ADVERTISEMENT

Dorongan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan dialog Pansus Papua DPD RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan serta para pemangku kepentingan di Aula Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, SP 3, Timika, Kamis (17/9/2026).

Pertemuan dipimpin Wakil Ketua I Pansus Papua DPD RI Dr. Filep Wamafma, bersama Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Ketua III Pansus Papua DPD RI Dr. R. Graal Taliawo. Ejaan nama Graal Taliawo sesuai publikasi resmi DPD RI.

BacaJuga:

Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam

Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam

November 5, 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD

Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD

November 5, 2026
Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat

Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat

November 5, 2026
Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejumlah anggota Pansus Papua DPD RI juga hadir, yakni Eka Kristina Yeimo, Abdullah Manaray, Yance Samonsabra, Arianto Kogoya, Frits Tobo Wakasu, Hartono, Agustinus R. Kambuaya dan Pdt. Mamberop Rumakiek.

RDP turut dihadiri perwakilan Majelis Rakyat Papua (MRP), pejabat Pemerintah Kabupaten Mimika, unsur Forkopimda serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

ADVERTISEMENT

Pansus Himpun Fakta dan Aspirasi

Filep Wamafma mengatakan pembentukan Pansus Papua berangkat dari dorongan anggota DPD RI dari Tanah Papua setelah melihat dinamika sosial, politik, keamanan dan berbagai aspirasi yang berkembang di daerah.

Menurut dia, kehadiran Pansus merupakan bagian dari fungsi representasi daerah untuk menginventarisasi persoalan-persoalan di Papua yang dinilai belum terselesaikan secara menyeluruh.

Pansus kemudian melakukan pemetaan awal berdasarkan laporan dan pengaduan yang diterima dari masyarakat, lembaga legislatif daerah, MRP, lembaga sosial kemasyarakatan serta informasi Komnas HAM.

Sebelum kunjungan ke Timika, Pansus juga melakukan kunjungan lapangan ke Papua Barat Daya untuk mendengar langsung keterangan masyarakat terdampak konflik, melihat persoalan pengungsian dan menghimpun data sebagai bahan rekomendasi kepada pemerintah. Pansus menyatakan proses tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran persoalan berdasarkan fakta dan keterangan berbagai pihak.

42 Peristiwa Konflik, 59 Orang Meninggal

Filep menyoroti data Komnas HAM yang menyebut sepanjang semester pertama 2026 tercatat 42 peristiwa konflik di Papua, dengan 59 orang meninggal dunia dan 50 orang mengalami luka-luka.

Dari 59 korban meninggal tersebut, 43 merupakan warga sipil, delapan anggota TNI-Polri dan delapan anggota kelompok bersenjata. Data yang sama sebelumnya juga disampaikan DPD RI dalam pernyataan resmi pada 11 September 2026.

Menurut Filep, angka tersebut menunjukkan perlindungan terhadap masyarakat sipil harus menjadi salah satu perhatian utama dalam kebijakan penyelesaian konflik.

Pansus sebelumnya juga mendorong pemerintah melakukan evaluasi nasional terhadap strategi penanganan konflik Papua, disertai peta jalan yang memiliki target waktu, indikator keberhasilan, pembagian tanggung jawab antarlembaga dan mekanisme pengawasan.

Filep menilai pembangunan dan berbagai instrumen Otonomi Khusus yang telah dibentuk belum dengan sendirinya menghilangkan persoalan keamanan di sejumlah wilayah Papua. Dalam kunjungan lapangan, kata dia, Pansus memperoleh keterangan dari masyarakat, tokoh agama dan lembaga masyarakat mengenai konflik bersenjata serta dampaknya terhadap warga sipil dan pengungsi.

Dorong Tim Investigasi, Rekonsiliasi atau Dialog

Atas kondisi tersebut, Filep mendorong Presiden mengambil kebijakan di tingkat nasional yang berorientasi pada perlindungan masyarakat sipil dan penyelesaian konflik secara menyeluruh.

“Presiden harus ambil keputusan yang tegas dalam rangka menyelamatkan warga sipil,” kata Filep dalam pertemuan tersebut.

Menurut Filep, salah satu langkah yang dapat ditempuh pemerintah adalah membentuk tim investigasi, tim rekonsiliasi atau tim dialog untuk membantu mencari mekanisme penyelesaian konflik dan menciptakan kondisi aman bagi masyarakat.

Dalam pernyataan resmi sebelumnya, Filep juga mendorong penguatan pendekatan politik, hukum, HAM, pembangunan dan dialog. Ia menilai strategi keamanan perlu berjalan bersama upaya menyelesaikan akar persoalan agar kekerasan tidak terus berulang.

Ia berharap Pansus Papua dapat menghasilkan rekomendasi yang kemudian menjadi bahan pemerintah pusat dalam menangani persoalan konflik bersenjata serta dugaan pelanggaran HAM di Tanah Papua.

Johannes Rettob: Konflik Papua Tidak Tunggal

Bupati Mimika Johannes Rettob menyambut kunjungan Pansus Papua DPD RI. Menurutnya, upaya mencari penyelesaian berbagai konflik merupakan hal yang telah lama diharapkan masyarakat Papua.

Rettob menjelaskan konflik di Papua memiliki beragam bentuk dan penyebab sehingga penyelesaiannya tidak dapat menggunakan satu pendekatan yang sama.

Di Mimika, misalnya, terdapat konflik horizontal antarkelompok masyarakat yang dapat berkembang menjadi bentrokan berkepanjangan. Selain itu, pemerintah daerah juga menghadapi persoalan yang dipicu faktor ekonomi, sengketa batas wilayah serta perebutan atau klaim terhadap sumber daya alam.

Situasi keamanan tersebut, kata Rettob, juga berdampak terhadap pelaksanaan pembangunan karena pemerintah tidak selalu dapat menjalankan program secara maksimal di wilayah yang mengalami konflik.

Ia berharap berbagai persoalan yang disampaikan pemerintah daerah dan masyarakat selama RDP dapat menjadi catatan Pansus untuk dibawa ke tingkat nasional.

Bupati Singgung Penyanderaan Perempuan di Jila

Dalam forum tersebut, Rettob juga menyinggung peristiwa yang terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, pada 17 Agustus 2026.

Menurut keterangan yang disampaikannya dalam RDP, insiden tersebut mencakup penembakan dan penyanderaan terhadap sembilan perempuan. Hingga pertemuan berlangsung, dua dari sembilan perempuan itu telah ditemukan, sementara tujuh lainnya belum kembali.

Pemerintah Kabupaten Mimika, kata Rettob, masih berupaya agar para perempuan yang belum kembali tersebut dapat ditemukan dan diselamatkan.

Ia berharap penyelesaian persoalan di Jila maupun konflik lainnya dapat ditempuh dengan langkah yang mengutamakan keselamatan masyarakat.

Pansus Dibentuk Mei 2026

Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua DPD RI dibentuk melalui keputusan rapat paripurna pada 22 Mei 2026. Pansus mempunyai masa kerja enam bulan dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan.

Dalam menjalankan tugasnya, Pansus menghimpun keterangan dari pemerintah daerah, masyarakat terdampak, masyarakat adat serta berbagai lembaga untuk mengidentifikasi persoalan dan menyusun rekomendasi kepada pemerintah pusat.

Sebelumnya, Ketua Pansus Papua DPD RI Yorrys Raweyai menjelaskan Pansus menginventarisasi berbagai persoalan di Papua, terutama konflik keamanan dan kemanusiaan, dugaan pelanggaran HAM serta persoalan lain yang berdampak terhadap masyarakat.

Hasil RDP di Timika bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengumpulan fakta dan aspirasi Pansus sebelum merumuskan rekomendasi penyelesaian persoalan konflik dan kemanusiaan di Tanah Papua.(**)

Previous Post

Ester Tsenawatme Dukung Aparat Selamatkan Tujuh Perempuan yang Masih Disandera di Jila

Next Post

Putusan inkracht, PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa 5.000 Meter Persegi di SP 2 Timika

Related Posts

Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam

Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam

November 5, 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD

Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD

November 5, 2026
Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat

Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat

November 5, 2026
Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026, Antar Pasien OAP hingga Data Anak Terlantar

Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026, Antar Pasien OAP hingga Data Anak Terlantar

November 5, 2026
500 Warga Mimika Dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan, Dinsos Pastikan Pemda Siapkan Solusi

500 Warga Mimika Dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan, Dinsos Pastikan Pemda Siapkan Solusi

November 5, 2026
Dua Bandara di Jila dan Noema Kembali Aktif, Tiket Subsidi Mulai Dilayani Pekan Depan

Dua Bandara di Jila dan Noema Kembali Aktif, Tiket Subsidi Mulai Dilayani Pekan Depan

November 5, 2026
Next Post
Putusan inkracht, PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa 5.000 Meter Persegi di SP 2 Timika

Putusan inkracht, PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa 5.000 Meter Persegi di SP 2 Timika

Discussion about this post

VIDEO JURNAL PAPUA
← Geser untuk melihat video lainnya →
@jurnalpapua89
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Agustus 2, 2026
Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

September 10, 2025
Prajurit Yonif Raider/Buaya Putih Banjar, Praka Wahriadi Bancin

Lagi, Satu Prajurit TNI Yonif 323 Buaya Putih/Banjar Gugur Tertembak di Beoga Puncak Papua

Juli 30, 2026
KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

September 9, 2026
Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

0

Hello world!

0

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam

Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam

November 5, 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD

Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD

November 5, 2026
Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat

Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat

November 5, 2026
Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026, Antar Pasien OAP hingga Data Anak Terlantar

Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026, Antar Pasien OAP hingga Data Anak Terlantar

November 5, 2026

Browse by Category

  • AI News
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Piala Dunia 2026
  • Politik
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wamena
  • World Cup 2026
Jurnal Papua

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
POST TERBARU
Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam
Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di...
Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD
Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140...
Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat
Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan...
Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026, Antar Pasien OAP hingga Data Anak Terlantar
Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026,...
500 Warga Mimika Dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan, Dinsos Pastikan Pemda Siapkan Solusi
500 Warga Mimika Dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan, Dinsos...
Dua Bandara di Jila dan Noema Kembali Aktif, Tiket Subsidi Mulai Dilayani Pekan Depan
Dua Bandara di Jila dan Noema Kembali Aktif, Tiket...
Peringati HUT ke-81 Korps Brimob, Batalyon B Pelopor Gelar Donor Darah di Mimika
Peringati HUT ke-81 Korps Brimob, Batalyon B Pelopor Gelar...
KPR Subsidi FLPP Buka Peluang Warga Mimika Miliki Rumah, Cicilan Mulai Rp1,1 Juta per Bulan
KPR Subsidi FLPP Buka Peluang Warga Mimika Miliki Rumah,...
Empat Yonif TP Kodam XXIX/Mambruk Ikuti Latihan Pertempuran Hutan di Mimika
Empat Yonif TP Kodam XXIX/Mambruk Ikuti Latihan Pertempuran Hutan...
Patroli Sambang dan Pelayanan Kesehatan, Satgas Operasi Damai Cartenz Hadir Membantu Warga di Ilaga
Patroli Sambang dan Pelayanan Kesehatan, Satgas Operasi Damai Cartenz...
Pemkab Mimika Serahkan Bantuan Modal Rp2,5 Juta untuk 100 Penjual Pinang
Pemkab Mimika Serahkan Bantuan Modal Rp2,5 Juta untuk 100...
BRIDA Mimika Kaji Kinerja Pemerintah dan Tingkat Kepuasan Masyarakat
BRIDA Mimika Kaji Kinerja Pemerintah dan Tingkat Kepuasan Masyarakat
← Geser untuk berita lainnya →