TIMIKA, jurnalpapua.id
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mengajak para suami untuk lebih aktif mendampingi istri selama menjalani masa kehamilan, mulai dari pemeriksaan rutin hingga proses persalinan.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Kabupaten Mimika, Nelly Pangaribuan, saat membuka kegiatan Gerakan Bumil Sehat di Puskesmas Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan melibatkan ibu hamil beserta suami dari wilayah kerja Puskesmas Mapurujaya dan Puskesmas Ayuka.
Sebelum sosialisasi dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti senam sehat bersama selama kurang lebih 30 menit. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong ibu hamil tetap aktif menjaga kebugaran dengan dukungan pasangan.
Gerakan Bumil Sehat kali ini mengusung tema “Bumil Sehat, Suami Siaga Bersama Wujudkan Generasi Mimika Sehat dan Berkualitas.”
Nelly mengatakan keterlibatan suami memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi. Karena itu, pendampingan diharapkan tidak hanya dilakukan saat mengikuti kegiatan bersama, tetapi juga ketika ibu hamil menjalani pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan.
Ia mengapresiasi para ibu hamil yang hadir bersama pasangan masing-masing. Menurutnya, kehadiran suami menunjukkan adanya dukungan keluarga terhadap ibu selama menjalani masa kehamilan.
Nelly meminta para suami meluangkan waktu setidaknya sekali dalam sebulan untuk menemani istri melakukan pemeriksaan kehamilan.
“Kalau bisa, bapak-bapak meluangkan waktu satu bulan sekali untuk mendampingi istrinya melakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Selain pemeriksaan rutin, keterlibatan suami dinilai penting agar pasangan memahami kondisi kehamilan, potensi risiko yang dapat muncul, hingga persiapan yang diperlukan menjelang persalinan.
Dalam kegiatan tersebut, Dinkes Mimika juga menghadirkan dokter spesialis kandungan, dr. Sugoro, untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan kehamilan, pencegahan risiko serta pentingnya dukungan keluarga terhadap kesehatan ibu dan bayi.
Nelly meminta para ibu hamil maupun suami memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi dan menggali informasi sebanyak mungkin mengenai kehamilan.
Menurutnya, semakin baik pemahaman keluarga mengenai kesehatan kehamilan, semakin baik pula persiapan yang dapat dilakukan dalam menjaga kesehatan ibu dan janin hingga persalinan.
Selain edukasi kesehatan, para ibu hamil juga mendapat kesempatan menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk mengetahui kondisi kehamilan dan perkembangan janin.
Melalui Gerakan Bumil Sehat, Dinkes Mimika berharap kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil tidak hanya menjadi perhatian tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama di dalam keluarga, terutama dengan keterlibatan aktif suami sejak masa kehamilan hingga persalinan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Mapurujaya, Onna Bunga memberikan apresiasi kepada Dinkes Mimika yang telah menggelar gerakan Bumil Sehat tersebut, sehingga mensinkronkan program yang selama ini mereka jalankan.
“Kami di Puskesmas Mapurujaya sangat konsen dalam pelayanan ibu hamil sampai pada proses melahirkan. Untuk kegiatan ini, kami apresiasi karena melibatkan para suami yang nantinya siaga dalam kontrol kehamilan hingga pada proses persalinan,” imbuhnya. (**)




































Discussion about this post