TIMIKA, jurnalpapua.id
Seorang pria bernama Jorianus Yolemal (25) ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah anak panah tertancap di tubuhnya di kawasan Jalan Diponegoro, Lorong Eme Neme Yauware, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (26/9/2026) malam.
Korban ditemukan aparat kepolisian setelah menerima laporan dari seorang warga yang sebelumnya mendengar teriakan dan suara orang berlari di depan rumahnya sekitar pukul 17.59 WIT.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saksi saat itu sedang berada di dalam rumah bersama istri dan tiga anaknya. Ketika hendak menyalakan lampu karena hari mulai gelap, ia mendengar suara sepeda motor disusul teriakan “adu” serta suara orang berlari di depan rumah.
Merasa curiga dengan kejadian tersebut, saksi kemudian berusaha menghubungi kepolisian. Setelah mendapatkan nomor kontak Kapolsek Kuala Kencana melalui grup WhatsApp jemaat, saksi melaporkan kejadian yang baru didengarnya.
Personel kepolisian kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyisiran. Dalam pencarian tersebut, petugas menemukan seorang pria tergeletak di semak-semak dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Korban selanjutnya diketahui bernama Jorianus Yolemal, kelahiran Beoga, 5 Agustus 2001, yang berdomisili di wilayah Distrik Kwamki Narama.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak sekitar pukul 19.30 WIT. Wakapolres Mimika Kompol Jay Limbong bersama Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Putut Yuda Pratama dan sejumlah personel kepolisian turut berada di lokasi.
Dari pemeriksaan awal di TKP, polisi menemukan luka terbuka pada bagian dada kanan korban serta enam anak panah yang masih tertancap di tubuhnya.
Sejumlah barang juga ditemukan dan diamankan dari sekitar lokasi, di antaranya tujuh anak panah, sebilah parang, telepon genggam, dompet, identitas korban, sepasang sepatu serta noken berisi barang milik korban.
Setelah proses olah TKP selesai sekitar pukul 22.00 WIT, jenazah dievakuasi ke RSUD Mimika untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga proses olah TKP berakhir, identitas orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik tewasnya korban.









































Discussion about this post