MIMIKA, jurnalpapua.id
Puskesmas Mapar menyambut positif kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kegiatan ini dinilai penting untuk meninjau pelaksanaan program kesehatan sekaligus mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinkes Mimika tersebut berfokus pada tiga program utama, yakni Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Promosi Kesehatan (Promkes), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro).
Tenaga Puskesmas Mapar, Masriani, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pihak puskesmas untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, sekaligus memperoleh masukan guna meningkatkan kinerja tenaga kesehatan.
Saat diwawancarai wartawan, Selasa (13/10/2026), Masriani menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi bukan sekadar kegiatan pemeriksaan administrasi atau pelaksanaan program, melainkan bagian penting dari upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, evaluasi tersebut dapat membantu petugas mengidentifikasi kekurangan, memperbaiki pelaksanaan program, serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mapar.
“ Tanggapan kami dari puskesmas terkait kunjungan monitoring dan evaluasi, khususnya KIA, Promkes, dan Kespro, sangat baik,” ujar Masriani.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, pelaksanaan program kesehatan ibu dan anak, promosi kesehatan, serta kesehatan reproduksi dapat semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program KIA, misalnya, memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Sementara itu, promosi kesehatan dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat, dan pelayanan kesehatan reproduksi menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.
Masriani menilai dukungan dan pendampingan dari Dinkes Mimika diperlukan agar tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan kapasitas, memperbaiki kekurangan, serta mengembangkan pelayanan secara berkelanjutan.
Ia berharap sinergi antara Dinkes Mimika dan Puskesmas Mapar terus diperkuat sehingga hasil monitoring dan evaluasi tidak berhenti pada penilaian, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui perbaikan nyata dalam pelaksanaan program dan mutu pelayanan kesehatan.
Dengan demikian, kegiatan monitoring dan evaluasi diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja fasilitas pelayanan kesehatan primer dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik. (**)




















































Discussion about this post