ILAGA, jurnalpapua.id
Kepala Suku Besar Dani Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Ia menegaskan, situasi keamanan yang kondusif menjadi syarat penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut.
Pesan tersebut disampaikan Abelom saat mengikuti kegiatan bakar batu bersama keluarga di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Rabu (14/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Abelom menjelaskan bahwa berbagai imbauan yang selama ini disampaikannya semata-mata bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia menegaskan, imbauan tersebut bukan untuk menguntungkan kelompok tertentu ataupun merugikan pihak lainnya.
“Selama ini imbauan yang saya sampaikan semata-mata untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Puncak dan tidak untuk menguntungkan satu pihak,” ujarnya.
Menurut Abelom, keamanan di Kabupaten Puncak perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat dapat kembali berkebun, bekerja, serta menikmati hasil kebun mereka dengan tenang.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang tidak terlibat dalam persoalan tertentu tidak kembali menjadi korban akibat situasi keamanan yang tidak kondusif.
“Saya berbicara untuk keamanan Kabupaten Puncak dan keselamatan masyarakat. Kabupaten Puncak harus aman terlebih dahulu agar masyarakat dapat berkebun, bekerja, dan menikmati hasil kebunnya dengan tenang. Jangan sampai masyarakat yang tidak terlibat dalam persoalan menjadi korban lagi,” katanya.
Abelom turut menanggapi anggapan yang menyebut dirinya sebagai mata-mata aparat keamanan (Apkam) TNI-Polri. Ia dengan tegas membantah anggapan tersebut dan menyatakan bahwa sikap serta imbauan yang disampaikannya merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi keamanan dan keselamatan warga.
“Saya bukan mata-mata Apkam TNI-Polri. Saya berbicara untuk keamanan Kabupaten Puncak. Saya tidak ingin masyarakat menjadi korban akibat persoalan yang bukan menjadi urusan mereka,” tegasnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan keselamatan masyarakat dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Puncak.
Abelom menilai, terciptanya situasi yang aman dan kondusif akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan kehidupan sehari-hari, memenuhi kebutuhan keluarga, dan mengelola hasil kebun tanpa dihantui rasa takut.
Melalui kegiatan bakar batu bersama keluarga tersebut, ia kembali menekankan pentingnya menjaga keamanan demi melindungi masyarakat serta menciptakan kondisi yang memungkinkan kehidupan sosial dan ekonomi warga Kabupaten Puncak berjalan dengan baik.(**)



















































Discussion about this post