TIMIKA, jurnalpapua.id
BLUD Puskesmas Karang Senang terus mengintensifkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya mendeteksi dini berbagai faktor risiko penyakit sekaligus mencegah komplikasi dan menekan angka kematian di masyarakat.
Kepala BLUD Puskesmas Karang Senang, Mariana Sombodatu, SKM., M.Kes., mengatakan hingga Oktober 2026, pihaknya telah melaksanakan sebanyak 10.575 pemeriksaan CKG. Capaian tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Mariana, program CKG merupakan salah satu langkah penting pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan secara berkala, meskipun belum menunjukkan gejala penyakit.
“Tujuan CKG adalah mengidentifikasi faktor risiko penyakit sedini mungkin, mendeteksi lebih cepat kemungkinan komplikasi, serta menurunkan risiko kematian,” jelas Mariana, Kamis (29/10/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan CKG diberikan satu kali dalam setahun kepada seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia (lansia).
Mariana menegaskan, pemeriksaan ini lebih difokuskan kepada masyarakat yang dalam kondisi sehat untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Dengan demikian, apabila ditemukan faktor risiko, petugas kesehatan dapat segera memberikan edukasi dan langkah pencegahan.
Salah satu pemeriksaan yang menjadi perhatian adalah tekanan darah dan kadar gula darah, khususnya bagi kelompok usia dewasa dan lansia.
Menurutnya, tekanan darah yang mulai meningkat perlu mendapat perhatian meskipun seseorang belum merasakan keluhan. Begitu pula dengan kadar gula darah yang berada di atas batas normal karena dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit lainnya.
“Pentingnya CKG supaya ketika ditemukan gula darah sudah di atas normal, masyarakat bisa segera diedukasi untuk memperbaiki pola makan dan menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Puskesmas Karang Senang tidak hanya melayani pemeriksaan di gedung puskesmas, tetapi juga melakukan pelayanan langsung ke tengah masyarakat.
Mariana mengatakan, pihaknya menurunkan dua tim petugas setiap hari untuk melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah melalui kegiatan pelayanan kesehatan jemput bola.
Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pemeriksaan kesehatan gratis tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan.
Ia berharap, melalui peningkatan pelayanan CKG dan edukasi kesehatan secara berkelanjutan, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan rutin sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
“Dengan pemeriksaan sejak dini, faktor risiko penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan dan pencegahannya juga bisa dilakukan lebih awal,” tutupnya.(**)
























































Discussion about this post