TIMIKA, jurnalpapua.id
Wakil Ketua III DPRK Mimika, Ester Tsenawatme, S.AB., menyoroti kondisi rumah dinas guru Sekolah Dasar (SD) di Kampung Aramsolki, Distrik Agimuga, yang sudah tidak layak huni. Selain mengalami kerusakan, rumah tersebut juga harus menampung sejumlah guru dalam satu bangunan.

Temuan tersebut disampaikan Ester setelah melakukan kunjungan kerja ke Distrik Agimuga, Jumat (30/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia menerima sejumlah aspirasi dari para guru terkait kondisi fasilitas pendidikan dan kebutuhan sarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
Ester mengungkapkan, saat ini sekitar delapan orang guru harus tinggal bersama dalam satu rumah dinas. Kondisi bangunan yang sudah mengalami kerusakan dari bagian depan hingga dapur semakin memprihatinkan dan dinilai tidak layak untuk ditempati.

Menurutnya, pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis perlu memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut, terutama dengan membangun tambahan rumah dinas agar para guru dapat tinggal di tempat yang lebih layak.
“Dalam satu rumah ada sekitar delapan guru yang tinggal bersama. Kondisi rumahnya juga sudah sangat tidak layak huni. Karena itu, perlu ada pembangunan tambahan rumah guru,” ungkap Ester.

Ia menegaskan, ketersediaan rumah dinas yang layak merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap tenaga pendidik, khususnya yang bertugas di wilayah pedalaman.
Selain persoalan rumah guru, Ester juga menerima aspirasi mengenai kebutuhan pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kampung Aramsolki.

Saat ini, kegiatan PAUD di kampung tersebut masih memanfaatkan gedung Gereja Katolik karena belum memiliki bangunan sekolah sendiri.
Ester berharap dinas terkait dapat memasukkan kebutuhan pembangunan gedung PAUD tersebut sebagai salah satu prioritas perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, anak-anak di wilayah pedalaman juga berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai agar dapat mengikuti proses belajar dengan aman dan nyaman.
Ia menilai pembangunan fasilitas pendidikan di kampung-kampung perlu menjadi perhatian bersama, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang dimulai dari kampung hingga ke kota.
“Anak-anak kita harus mendapatkan tempat belajar yang layak. Karena itu, pembangunan gedung PAUD di Kampung Aramsoiki juga perlu menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Ester berharap aspirasi yang disampaikan para guru dan masyarakat Distrik Agimuga tersebut dapat ditindaklanjuti oleh OPD teknis, sehingga pemerataan pembangunan pendidikan tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah perkotaan, tetapi juga hingga ke kampung-kampung pedalaman Mimika.(**)


























































Discussion about this post