TIMIKA, jurnalpapua.id
Himpunan Seni Budaya Islam (HISBI) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Mimika terus mematangkan persiapan pelaksanaan Lomba Qasidah HISBI BKMT 2026 dalam rangka memperingati Hari Ibu.
Pemantapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat ketiga yang digelar di kediaman Ibu Uga, Sabtu (31/10/2026). Rapat dihadiri pengurus HISBI yang tergabung dalam kepanitiaan guna memastikan seluruh persiapan teknis dan administrasi berjalan sesuai rencana.
Lomba Qasidah HISBI BKMT 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 Desember 2026, bertempat di Gedung Eme Neme Yauware, Timika.
Sekretaris Panitia, Amelia Elly, mengatakan bahwa hingga saat ini persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia masih melakukan pemantapan sejumlah kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan.
Ia juga mengharapkan dukungan dan doa restu seluruh masyarakat agar kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Ketua HISBI Kabupaten Mimika, Ajun Maskatvkaliky, menegaskan pentingnya kerja sama, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif seluruh panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, koordinasi antarpanitia harus terus berjalan secara intensif, baik melalui pertemuan langsung maupun komunikasi melalui grup WhatsApp, sehingga setiap tugas dapat diselesaikan tanpa harus menunggu mendekati hari pelaksanaan.
Dalam rapat tersebut, panitia juga menyepakati sejumlah hal penting terkait pelaksanaan lomba. Sebanyak 20 grup qasidah dari majelis taklim yang bernaung di bawah BKMT akan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Peserta merupakan perwakilan BKMT Distrik Mimika Baru (Miru), Distrik Wania, Distrik Kuala Kencana, serta Himpunan Majelis Taklim Kerukunan (HIMTAK). Panitia selanjutnya akan menggelar sosialisasi kepada seluruh perwakilan peserta.
Kompetisi ini juga akan memperebutkan Piala Bergilir Ketua BKMT Kabupaten Mimika. Para pemenang akan memperoleh piala, uang pembinaan, dan piagam penghargaan. Sementara grup yang belum meraih juara tetap mendapatkan dana pembinaan serta penghargaan khusus dari HISBI sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam mendukung syiar seni budaya Islam.
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, panitia akan melibatkan empat orang juri dalam perlombaan tersebut.
Selain perlombaan qasidah, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Penempatan stan UMKM yang sebelumnya direncanakan di dalam gedung dipindahkan ke area luar gedung agar tersedia ruang yang lebih luas bagi pedagang maupun pengunjung.
Rapat pemantapan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yakni Surah Ar-Rahman oleh Hj. Halida dan Surah Al-Waqi’ah oleh Hj. Manaria, kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Mutmainnah.
Panitia menyatakan, sejumlah detail teknis yang belum rampung akan kembali dibahas dalam pertemuan berikutnya.
Melalui persiapan yang terus dimatangkan, HISBI BKMT Kabupaten Mimika berharap Lomba Qasidah 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar-majelis taklim, mengembangkan seni budaya Islam, serta memeriahkan peringatan Hari Ibu di Kabupaten Mimika.(**)


























































Discussion about this post