TIMIKA, jurnalpapua.id
Tumpukan material batu untuk pembangunan talud yang dibiarkan berada di tengah badan jalan tanpa dilengkapi marka maupun tanda peringatan di Jalur 1, SP1, Kelurahan Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika, memakan dua korban pengendara sepeda motor.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga setempat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Bahkan, dalam rentang waktu beberapa jam pada Sabtu (31/10/2026), dua pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan setelah menabrak tumpukan material batu tersebut.
Korban pertama merupakan seorang siswa SMA yang mengalami kecelakaan pada Sabtu sore. Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tulang pada tangan sebelah kiri dan harus dilarikan ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis. Korban dilaporkan sedang menjalani persiapan tindakan pemasangan pen pada bagian tangan yang mengalami patah tulang.
Insiden serupa kembali terjadi sekitar pukul 22.00 WIT. Seorang pengendara sepeda motor lainnya menabrak tumpukan material batu di lokasi yang sama hingga mengalami luka pada bagian kepala yang menyebabkan darah keluar.
Korban kedua juga telah dievakuasi ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Warga setempat, Imanuel Toding, menyayangkan penempatan material proyek di tengah badan jalan tanpa adanya tanda peringatan atau pengamanan yang memadai.
Ia berharap dinas terkait segera turun ke lapangan dan memberikan teguran kepada kontraktor pelaksana pembangunan talud agar segera memindahkan tumpukan material batu ke pinggir jalan.
Menurutnya, keberadaan material di tengah jalan tanpa penanda sangat berisiko bagi pengendara, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
Warga meminta agar kontraktor tidak hanya memperhatikan proses pengerjaan proyek, tetapi juga mengutamakan keselamatan masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut.
Mereka berharap pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait segera mengambil langkah konkret sebelum kembali terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban lebih serius.
Pembangunan infrastruktur diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga aspek keselamatan dan keamanan pengguna jalan harus menjadi perhatian selama proses pengerjaan berlangsung.(**)


























































Discussion about this post