TIMIKA, jurnalpapua.id
Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak memastikan tidak ada penyerangan terhadap Pos Sekat aparat keamanan dalam insiden pembakaran mobil pribadi milik anggota Brimob di kawasan Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (30/10/2026) malam.
Kapolres menegaskan, sasaran massa dalam peristiwa tersebut adalah satu unit mobil pribadi jenis Toyota Agya berwarna putih milik anggota Brimob. Sementara itu, situasi di Pos Sekat dipastikan tetap aman dan terkendali.
“Yang dibakar itu mobil milik anggota Brimob. Dipastikan tidak ada penyerangan ke Pos Sekat. Situasi di pos pengamanan tetap aman dan terkendali,” tegas AKBP Alfredo, Sabtu (31/10/2026).
Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 18.30 WIT. Saat itu, dua personel Brimob Yon B Pelopor, yakni Bharada Muh. Mukhtamar Irwan selaku pemilik kendaraan dan rekannya, Ahmad Mustaqim, mengendarai mobil pribadi setelah mengisi bahan bakar di kawasan SP 3.
Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan menuju Timika melalui jalur Pos Waanal. Namun, tanpa mengetahui situasi di lapangan, kendaraan tersebut melintas di kawasan yang sedang terjadi konflik antarkelompok warga.
Saat memasuki wilayah Kelompok Newegalen, kendaraan mereka dicurigai warga. Sejumlah warga kemudian menghadang mobil tersebut dan mengarahkan panah ke arah kendaraan untuk melakukan pemeriksaan.
Merasa terancam, pengemudi memilih mempercepat laju kendaraan untuk menghindari situasi tersebut. Mobil kemudian melaju ke arah wilayah Kelompok Dang.
Namun, tindakan tersebut justru menimbulkan kesalahpahaman. Warga setempat menduga kendaraan itu berasal dari kelompok yang berseberangan sehingga melakukan pengejaran hingga ke Pos 1, pintu masuk Kwamki Narama.
Di lokasi tersebut, massa akhirnya menghentikan kendaraan dan membakarnya.
Mendapat laporan kejadian, personel gabungan Polres Mimika, Satbrimob Batalyon B Polda Papua Tengah, dan Polsek Kwamki Narama langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan.
Kapolres bersama Wakapolres dan Kabag Ops turut memimpin penanganan awal serta sterilisasi kawasan. Selanjutnya, Kapolres tiba di lokasi sekitar pukul 18.55 WIT untuk memimpin apel dan penyisiran di wilayah Kelompok Dang serta sejumlah jalur yang dinilai rawan.
Upaya pengamanan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi susulan dan memastikan situasi tetap terkendali.
Hingga pukul 22.00 WIT, situasi di Kwamki Narama dilaporkan aman dan kondusif. Aparat kemudian melaksanakan apel konsolidasi di Mako Polsek Kwamki Narama.
Meski situasi telah terkendali, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif serta alasan kendaraan tersebut melintasi kawasan konflik.
Polres Mimika mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tidak menyebarkan kabar yang dapat memperkeruh situasi keamanan.
Kepolisian juga meminta seluruh masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Mimika.(**)






















































Discussion about this post