TIMIKA, jurnalpapua.id – Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Mimika, Yusuf Rombe Pasarrin, mengapresiasi kerja keras panitia pembangunan Tongkonan bersama seluruh masyarakat Toraja di Mimika yang berhasil merampungkan pembangunan rumah adat Tongkonan beserta lima unit lumbung (alang).
Apresiasi tersebut disampaikan Yusuf usai mengikuti ibadah syukur Ma’pabendan A’riri Posi’ dan Ma’pasoro’ Tomanarang (prosesi syukur bagi para tukang) pembangunan Tongkonan IKT Mimika, Sabtu (31/10/2026).
Yusuf mengatakan, prosesi adat tersebut merupakan bentuk ungkapan syukur atas keberhasilan pembangunan Tongkonan dan lima unit lumbung yang dapat diselesaikan dengan baik, tanpa kendala maupun kecelakaan kerja.
“Puji Tuhan, semuanya berjalan dengan baik. Kami bersyukur karena para tukang berhasil menyelesaikan pembangunan Tongkonan dan lumbung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan yang semula hanya direncanakan untuk satu unit Tongkonan kemudian berkembang dengan penambahan lima unit lumbung. Penambahan tersebut merupakan hasil antusiasme panitia dan dukungan masyarakat Toraja yang berada di Kabupaten Mimika.
Menurut Yusuf, pembangunan mulai dikerjakan pada Mei 2026 dengan target penyelesaian selama enam bulan. Namun, berkat kerja sama seluruh pihak, pekerjaan tersebut berhasil dirampungkan dalam waktu sekitar empat bulan.
Ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada panitia, para tukang bangunan dan pengukir yang didatangkan langsung dari Toraja, serta keluarga dan masyarakat setempat yang turut membantu proses pengerjaan.
Meski pembangunan utama telah selesai, Yusuf menyebut masih terdapat sejumlah pekerjaan tambahan yang perlu dituntaskan, di antaranya penataan lingkungan di sekitar Tongkonan dan pemasangan keramik pada bagian lumbung.
Selain penyelesaian pekerjaan fisik, pihaknya juga mulai meningkatkan pengamanan kawasan Tongkonan untuk menjaga fasilitas adat tersebut dari tindakan vandalisme maupun gangguan keamanan.
“Mulai hari ini lokasi sudah dijaga selama 24 jam dengan melibatkan dua personel keamanan dari kepolisian. Kami berharap semuanya berjalan aman dan lancar,” katanya.
Yusuf berharap keberadaan Tongkonan dan lima unit lumbung tersebut dapat menjadi kebanggaan masyarakat Toraja di Mimika sekaligus menjadi pusat pelestarian adat, budaya, dan tradisi Toraja bagi generasi mendatang.(**)

























































Discussion about this post