TIMIKA – jurnalpapua.id
Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, hingga awal Juni 2026 baru mencapai 14,03 persen atau sekitar Rp 800 miliar dari total pagu anggaran sebesar Rp 5,6 triliun.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Mallisa, mengatakan capaian tersebut masih didominasi oleh belanja rutin pemerintah daerah, terutama belanja pegawai serta belanja barang dan jasa.
“Realisasinya 14,03 persen atau sekitar Rp 800 miliar. Progresnya terus bergerak positif,” kata Marthen usai mengikuti apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Senin, 8 Juni 2026.
Menurut Marthen, realisasi belanja modal yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik belum menunjukkan perkembangan signifikan karena sebagian besar kegiatan masih berada dalam tahap proses pelaksanaan.
Meski demikian, ia memastikan sejumlah proyek fisik telah mulai berjalan sehingga progres pembangunan tidak berada pada posisi nol persen.
“Untuk kegiatan fisik memang masih berproses, tetapi beberapa pekerjaan sudah berjalan,” ujarnya.
Marthen mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika akan mendorong percepatan pelaksanaan program dan kegiatan pada semester kedua tahun anggaran 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus mempercepat realisasi anggaran.
Pemerintah daerah, kata dia, tetap menargetkan penyerapan APBD dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun anggaran.
“Targetnya di akhir tahun untuk penyerapan anggaran ini tetap 100 persen,” kata Marthen.(**)


































Discussion about this post