TIMIKA – jurnalpapua.id
Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Distrik Wania, Kabupaten Mimika, masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Kantor Distrik Wania, Jumat (26/6/2026). Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan keluarga sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala Distrik Wania Nomor 004 Tahun 2026 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Pengurus TP PKK Distrik Wania yang dibacakan Sekretaris Distrik Wania, Alan Tessa.
Acara tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, Ketua TP PKK Kabupaten Mimika Ny. Suzy Susana Herawati Rettob, jajaran pemerintah distrik, kepala kampung, serta para kader PKK.
Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Fransiskus Bokeyau menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memperkuat ketahanan keluarga dan memberdayakan masyarakat.
“TP PKK memiliki peran yang sangat penting dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam berbagai aspek pembangunan,” ujarnya.
Ia menilai berbagai persoalan sosial, khususnya yang berkaitan dengan anak dan keluarga, membutuhkan keterlibatan aktif TP PKK hingga ke tingkat kampung. Karena itu, pengurus yang baru dilantik diminta segera menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung visi pembangunan Kabupaten Mimika.
Menurut Fransiskus, program-program yang dijalankan harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, hingga seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzy Susana Herawati Rettob, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik sekaligus mengapresiasi Pemerintah Distrik Wania atas dukungannya dalam menyukseskan pelantikan tersebut.
Menurut Suzy, TP PKK memiliki keunggulan dibanding organisasi lain karena mampu menjangkau langsung kehidupan keluarga melalui para kader yang tersebar hingga ke tingkat kampung.
“Hanya organisasi TP PKK yang bisa masuk sampai ke dalam rumah tangga. Karena itu perannya sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak bergantung pada satu atau dua orang, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pengurus.
“Jangan sampai yang bekerja hanya satu atau dua orang. Semua pengurus harus memiliki rasa tanggung jawab yang sama dalam membangun keluarga dan masyarakat di Distrik Wania,” tegasnya.
Suzy juga meminta seluruh pengurus menjalankan 10 Program Pokok PKK secara optimal dengan fokus pada kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran TP PKK dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Mimika meraih penghargaan tingkat regional Papua dalam penurunan angka stunting merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk TP PKK.
Ia berharap capaian tersebut terus dipertahankan melalui peran aktif kader hingga ke tingkat keluarga, termasuk memperkuat peran kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak pelaksanaan program PKK di tengah masyarakat.
Dengan kepengurusan baru, TP PKK Distrik Wania diharapkan mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Mimika.(**)





































Discussion about this post