NABIRE – jurnalpapua.id
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, resmi melantik AKBP Alredo Agustinus Rumbiak sebagai Kapolres Mimika dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pengukuhan sejumlah Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres di lingkungan Polda Papua Tengah.
Upacara yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Papua Tengah, Nabire, Senin (13/7/2026), berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, para pejabat utama Polda Papua Tengah, pengurus Bhayangkari, serta personel Polda Papua Tengah.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan AKBP Alredo Agustinus Rumbiak di Polres Mimika, menggantikan AKBP Billyandha Hildiario Budiman yang mendapat penugasan baru. Pada kesempatan yang sama, AKBP Domingos de F. Ximenes juga dikukuhkan sebagai Kapolres Puncak.
Selain pergantian Kapolres, Kapolda Papua Tengah turut melantik sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Papua Tengah. Jabatan Irwasda kini diemban Kombes Pol. Wahyu Kuncoro menggantikan Kombes Pol. Gatot Suprasetya. Posisi Karorena diserahterimakan kepada Kombes Pol. Harlan Amir menggantikan Kombes Pol. Muchamat Muchdhori, sementara jabatan Dansat Brimob Polda Papua Tengah kini dipercayakan kepada Kombes Pol. Sandi Sultan menggantikan Kombes Pol. Ahmad Nurman Ismail.
Dalam amanatnya, Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan kinerja, penyegaran organisasi, serta pengembangan karier personel.
Menurutnya, setiap jabatan bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Saya meminta seluruh pejabat yang baru segera mengenali karakteristik wilayah, membangun komunikasi dengan anggota, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat. Jangan menunggu lama untuk mulai bekerja,” tegas Kapolda.
Secara khusus kepada para Kapolres yang baru dilantik, Kapolda menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan responsif di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, responsif, serta berorientasi pada penyelesaian setiap persoalan.
“Jadilah Kapolres yang dekat dengan masyarakat. Dengarkan keluhan mereka, hadir di tengah-tengah mereka, dan selesaikan setiap persoalan dengan pendekatan yang humanis, profesional, serta tetap berpedoman pada aturan hukum. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujarnya.
Mengakhiri amanatnya, Kapolda Papua Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Papua Tengah.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengabdi di Papua Tengah menjadi bekal untuk terus memberikan kontribusi terbaik di tempat penugasan yang baru, sekaligus membawa kemajuan bagi institusi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(**)







































Discussion about this post