TIMIKA, jurnalpapua.id
Evakuasi tenaga kesehatan dari Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Kepolisian Resor Mimika menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dan instansi terkait untuk mencari langkah penanganan yang memungkinkan dilakukan, terutama dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat Jila tetap terpenuhi.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan kepolisian hingga kini belum memiliki rencana khusus untuk mengirim tenaga medis maupun obat-obatan ke Jila.
“Untuk itu kami belum ada rencana ke sana. Nanti kami tetap berkomunikasi, yang pastinya juga dengan Pemda, dengan segala instansi yang lain,” kata Alredo di Timika, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurut Alredo, situasi di Jila membutuhkan komunikasi dan koordinasi lintas instansi sebelum menentukan langkah lanjutan. Hal tersebut diperlukan agar setiap bantuan maupun dukungan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Nanti kita akan upayakan komunikasi seperti apa ke depannya untuk bantuan atau segala macamnya. Perlu ini, dan perlu kolaborasi,” ujarnya.
Ia mengatakan Polres Mimika akan terus mengikuti perkembangan situasi sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait mengenai bentuk dukungan yang dapat diberikan.
Evakuasi tenaga kesehatan dari Jila menjadi perhatian karena masyarakat setempat tetap membutuhkan pelayanan kesehatan, sementara situasi keamanan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan aktivitas pelayanan pemerintahan dan masyarakat terganggu.
Polres Mimika berharap koordinasi bersama pemerintah daerah dapat menghasilkan langkah yang tetap mempertimbangkan kebutuhan pelayanan kesehatan warga sekaligus kondisi keamanan di Jila.
Dengan koordinasi lintas instansi tersebut, kebutuhan masyarakat, termasuk akses terhadap pelayanan kesehatan, diharapkan tetap dapat ditangani meski tenaga kesehatan sebelumnya telah dievakuasi dari distrik tersebut.(**)









































Discussion about this post