TIMIKA, jurnalpapua.id
Pemilihan Duta Baca Kabupaten Mimika Tahun 2026 resmi ditutup. Sherina Anggie Esterlyta, siswi SMA Kalam Kudus Timika, keluar sebagai Juara I sekaligus menyandang gelar Duta Baca Kabupaten Mimika Tahun 2026.
Sherina berhasil meraih nilai tertinggi dengan total 459 poin, unggul tipis dari Paul Leonard Washington Ajomi asal SMA Negeri 1 Mimika yang menempati posisi kedua dengan 456 poin.
Sementara posisi ketiga diraih Sherina Ori Parante dari SMAS YPPK Tiga Raja dengan perolehan 455 poin.
Adapun Juara Harapan I diraih Nabila Khairunnisa dari SMA Negeri 1 Mimika dengan 454 poin, disusul Esther Yana Rumaropen dari SMK Negeri 3 Mimika sebagai Juara Harapan II dengan 452 poin, serta Julia Mishell Randongkir dari SMA Negeri 6 Mimika sebagai Juara Harapan III dengan 448 poin.
Dengan hasil tersebut, Sherina Anggie Esterlyta dipercaya mengemban tugas sebagai Duta Baca Kabupaten Mimika Tahun 2026 dan diharapkan menjadi salah satu penggerak budaya membaca dan literasi, khususnya di kalangan generasi muda.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firom Mom Balinal, SH, MH, dalam sambutannya pada penutupan kegiatan mengingatkan seluruh peserta agar tidak berhenti belajar setelah mengikuti kompetisi tersebut.
Menurutnya, peserta yang berhasil meraih juara tidak boleh cepat berpuas diri. Mereka diharapkan terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk membawa nama Kabupaten Mimika pada ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Adik-adik yang juara maupun yang belum mendapatkan juara jangan berkecil hati. Tetap semangat dan terus belajar. Kegiatan ini akan terus kami laksanakan,” pesannya.
Firom juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih gelar juara. Menurutnya, kegagalan dalam sebuah kompetisi bukan menjadi alasan untuk berhenti belajar dan mengembangkan kemampuan.
Pemilihan Duta Baca, kata dia, akan terus dilaksanakan sehingga generasi muda Mimika tetap memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, pengetahuan, serta kepedulian terhadap perkembangan literasi.
Ia juga meminta para guru dan pendamping terus berperan aktif membimbing siswa. Dukungan dari sekolah dinilai penting untuk melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan literasi, percaya diri, kreatif dan mampu berprestasi.
Selain itu, Firom menekankan pentingnya mempertahankan budaya membaca buku di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Menurutnya, perangkat elektronik memang memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi. Namun, kebiasaan membaca buku tetap perlu ditanamkan karena menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan pengetahuan dan memperluas wawasan.
Melalui Pemilihan Duta Baca Kabupaten Mimika 2026, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah berharap para peserta, khususnya para pemenang, tidak hanya berhenti pada kompetisi.
Mereka diharapkan mampu menjadi teladan serta mengajak teman-teman di sekolah dan masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai sebuah kebutuhan.
Pada kesempatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, guru pendamping, orangtua, panitia serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan sejak awal hingga penutupan.
Pemilihan Duta Baca diharapkan menjadi salah satu langkah dalam melahirkan generasi muda Mimika yang gemar membaca, berwawasan luas, kreatif, komunikatif serta mampu menjadi penggerak budaya literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(**)










































Discussion about this post