TIMIKA, jurnalpapua.id
Posyandu Trans Suaka Mandiri (TSM) yang berada di wilayah kerja Puskesmas Karang Senang berhasil meraih Juara I Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Mimika Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah Posyandu TSM bersaing dengan sembilan posyandu lainnya dalam rangkaian penilaian yang berlangsung sejak 31 Agustus hingga 2 September 2026. Juara II diraih Posyandu Mawar dari wilayah kerja Puskesmas Wania, sedangkan Juara III ditempati Posyandu Abuah dari Puskesmas Kwamki Narama.
Penghargaan kepada para pemenang diserahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, di Hotel Grand Tembaga, Timika, Jumat (11/9/2026).
Godfried menegaskan, lomba tersebut bukan sekadar kompetisi untuk menentukan posyandu terbaik. Lebih jauh, kegiatan itu menjadi instrumen evaluasi untuk mengukur mutu pelayanan kesehatan dasar yang diberikan kepada masyarakat hingga tingkat kampung dan kelurahan.
Menurutnya, hasil penilaian harus menjadi bahan evaluasi bagi kader posyandu maupun jajaran puskesmas untuk melihat kekurangan sekaligus memperkuat aspek pelayanan yang sudah berjalan baik.
“Penilaian ini bukan sekadar memberikan nilai kepada posyandu, tetapi juga untuk menambah semangat kader dan teman-teman di puskesmas dalam meningkatkan pelayanan posyandu yang ada,” kata Godfried.
Dalam pelaksanaannya, tim juri dibagi menjadi dua kelompok untuk mendatangi dan menilai masing-masing peserta. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator yang telah ditetapkan, termasuk kualitas pelayanan serta kemampuan kader menjalankan fungsi posyandu di tengah masyarakat.
Dinas Kesehatan berharap kompetisi tersebut dapat membangun budaya evaluasi dan inovasi di setiap posyandu. Dengan demikian, capaian juara tidak berhenti pada penghargaan, tetapi berdampak pada peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
Sebagai Juara I, Posyandu TSM Karang Senang memperoleh uang pembinaan sebesar Rp10 juta, sementara pemenang lainnya juga menerima uang pembinaan sesuai peringkat masing-masing.
Godfried mengingatkan, keberadaan posyandu memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu layanan kesehatan yang paling dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Karena itu, kualitas kader, ketertiban administrasi hingga konsistensi pelayanan perlu terus diperkuat.
“Nilai dan peringkat bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan Posyandu semakin baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.
Dengan berakhirnya lomba tingkat kabupaten tersebut, Dinkes Mimika berharap semangat para kader tidak ikut berakhir. Prestasi Posyandu TSM Karang Senang diharapkan menjadi pemacu bagi posyandu lainnya untuk terus berbenah, berinovasi dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Mimika.(**)






































Discussion about this post