TIMIKA, jurnalpapua.id
Seorang pria bernama Yance Yatipai (30) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di kawasan Jalan SP 2 Jalur 2 Kiri, Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Korban ditemukan warga sekitar pukul 04.35 WIT. Saat ditemukan, Yance dalam posisi tergeletak dan mengalami luka pada bagian wajah. Kondisi tersebut mengarah pada dugaan bahwa korban sebelumnya mengalami tindak kekerasan. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian dan pemeriksaan medis.
Informasi sementara menyebutkan, beberapa jam sebelum ditemukan meninggal, korban masih terlihat bersama sejumlah temannya di sebuah pondok yang lokasinya tidak jauh dari tempat penemuan jenazah.
Belum diketahui apa yang terjadi setelah pertemuan tersebut. Pada pagi harinya, warga menemukan Yance sudah tidak bernyawa di sebuah lorong di kawasan Jalur 2 Kiri.
Aparat kepolisian yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebagai bagian dari upaya mengumpulkan petunjuk serta mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak membenarkan bahwa kasus tersebut kini dalam penyelidikan.
“Masih lidik, sementara sudah olah TKP,” ujar Kapolres melalui pesan singkat.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Mimika. Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, membenarkan pihak rumah sakit telah menerima jenazah korban. Pihak RSUD masih menunggu permintaan resmi dari kepolisian apabila diperlukan pemeriksaan visum.
Pemeriksaan medis menjadi bagian penting untuk memastikan penyebab kematian, termasuk jenis dan tingkat luka yang dialami korban. Sementara itu, penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap aktivitas terakhir korban, siapa saja yang bersamanya sebelum kejadian, serta kemungkinan adanya pihak yang bertanggung jawab.
Kasus tersebut menjadi perhatian karena hanya beberapa hari sebelumnya, seorang pria berinisial NYR (37) juga ditemukan meninggal dengan luka pada bagian kepala di kawasan Jalan Kelimutu, Timika, Rabu (9/9/2026). Polisi juga masih menyelidiki dugaan kekerasan dalam perkara tersebut.
Meski demikian, belum ada informasi yang menunjukkan kedua peristiwa tersebut memiliki keterkaitan. Polisi masih mendalami masing-masing kasus secara terpisah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas maupun jumlah orang yang terakhir bersama Yance, motif dugaan penganiayaan, ataupun pihak yang diduga terlibat. Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap secara terang penyebab kematian korban.(**)






































Discussion about this post