TIMIKA, jurnalpapua.id
Kepolisian Resor (Polres) Mimika akan menggelar konser amal bertajuk “Mimika untuk NTT” sebagai bentuk solidaritas bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Konser amal tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Eks Pasar Swadaya atau Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso, Timika, Kamis (27/8/2026), mulai pukul 16.00 WIT.
Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak mengatakan, kegiatan itu menjadi wadah bagi masyarakat Mimika untuk menunjukkan kepedulian dan membantu warga NTT yang terdampak bencana.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita seluruh warga Mimika terhadap bencana yang dialami saudara kita di NTT,” kata Alfredo di Timika, Rabu (26/8/2026).
Konser tersebut akan melibatkan sejumlah grup musik, penyanyi lokal, hingga sanggar tari di Mimika. Para pengisi acara, kata Alfredo, bersedia tampil secara sukarela tanpa menerima bayaran demi mendukung penggalangan dana.
“Saya berterima kasih kepada para pengisi acara yang dengan sukarela tampil tanpa bayaran untuk mendukung aksi penggalangan dana ini,” ujarnya.
Selain pertunjukan musik dan seni, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan aksi penyalaan 1.000 lilin sebagai bentuk perenungan dan solidaritas terhadap para korban bencana.
Menurut Alfredo, aksi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan, tetapi juga membangun rasa empati dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Mimika.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, komunitas, organisasi maupun warga secara pribadi, ikut berpartisipasi memberikan bantuan.
“Saya mengajak kita semua untuk berempati atas musibah yang menimpa saudara kita di NTT. Kalau bukan kita, siapa lagi yang menolong mereka,” kata Alfredo.
Masyarakat yang datang ke lokasi dapat memberikan donasi secara tunai maupun nontunai melalui fasilitas QRIS yang disediakan panitia.
Seluruh dana yang terkumpul dalam kegiatan tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pengurus Kerukunan Flobamora untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT.
“Selain panggung hiburan, ada momen perenungan bersama lewat penyalaan 1.000 lilin,” ujar Alfredo.
Melalui kegiatan “Mimika untuk NTT”, Polres Mimika berharap solidaritas masyarakat dapat membantu meringankan beban warga yang sedang menghadapi dampak bencana sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan dan kebersamaan di Kabupaten Mimika.(**)








































Discussion about this post