TIMIKA, jurnalpapua.id
Kebakaran melanda rumah milik seorang pensiunan karyawan swasta, Yehuda Edowai, di Jalan Perjuangan Ujung, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (27/8/2026) dini hari.
Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga sedang beristirahat itu menghanguskan bangunan rumah. Satu unit mobil dan satu sepeda motor milik korban juga ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, mengatakan, laporan mengenai kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 00.33 WIT.
“Kejadiannya itu dari laporan sekitar pukul 00.33 WIT,” kata Agustina saat dihubungi, Kamis pagi.
Setelah menerima laporan, BPBD Mimika langsung mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
Petugas kemudian berupaya mengendalikan kobaran api yang telah membesar dan merambat ke sejumlah bagian rumah. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIT atau lebih dari dua jam setelah laporan pertama diterima.
Menurut Agustina, tidak ada penghuni rumah yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Agustina.
Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan cukup besar. Selain bangunan rumah yang mengalami kerusakan parah, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor yang berada di area rumah juga hangus terbakar.
Sejumlah rekaman warga yang beredar memperlihatkan kobaran api membesar di lokasi kejadian. Warga sekitar sempat panik dan meminta agar petugas pemadam kebakaran segera datang untuk mencegah api meluas ke bangunan lainnya.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga Kamis pagi, belum diketahui dari mana sumber api pertama kali muncul. BPBD maupun pihak berwenang belum menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.
“Belum ada keterangan jelas terkait penyebab kebakaran tersebut,” kata Agustina.
Karena itu, penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di Mimika akibat kondisi cuaca panas dan kering.
Sehari sebelumnya, BPBD Mimika mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. BPBD menyebut kondisi kering membuat potensi api menyebar semakin besar.
BPBD juga telah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kondisi kering. Pemerintah Kabupaten Mimika mencatat BPBD memiliki 11 armada truk tangki pemadam yang disiagakan untuk penanganan keadaan darurat maupun membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih.
Sebelumnya, pada 21 Agustus 2026, BPBD Mimika juga menggelar pelatihan keluarga tanggap kebakaran rumah tangga sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat melakukan pencegahan serta penanganan awal kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.(**)







































Discussion about this post