TIMIKA, jurnalpapua.id
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, meresmikan gedung baru Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika di Jalan Hasanuddin, Timika, Selasa (1/9/2026).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Emanuel Kemong. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika Muhammad Hilal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika Gabriel Rettobyaan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika Ustadz HM Amin AR, unsur Forkopimda, serta tokoh lintas agama.
Emanuel mengatakan, keberadaan kantor baru tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi pusat administrasi, tetapi benar-benar memberikan pendampingan kepada masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji maupun umrah.
Pelayanan itu mencakup proses pendaftaran, pelaksanaan manasik, persiapan keberangkatan, pendampingan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci hingga kepulangan jemaah ke Tanah Air.
“Tujuan utama dari kehadiran kantor tersebut adalah memastikan jemaah berangkat dengan selamat, beribadah dengan khusyuk, dan pulang dengan selamat,” kata Emanuel.
Menurut Emanuel, pelayanan haji dan umrah juga harus mengedepankan transparansi serta kemudahan masyarakat memperoleh informasi.
Keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat memahami prosedur, biaya, maupun mekanisme penyelenggaraan perjalanan ibadah. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya melindungi calon jemaah dari praktik-praktik yang berpotensi merugikan.
“Keterbukaan informasi juga penting untuk melindungi masyarakat dari praktik penipuan, pungutan (yang tidak benar), maupun kerugian yang muncul akibat minimnya informasi mengenai penyelenggaraan perjalanan ibadah,” ujarnya.
Pemkab Mimika, kata Emanuel, juga mendorong penguatan koordinasi antara Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, tenaga medis, pembimbing ibadah, serta penyelenggara perjalanan.
Sinergi tersebut diperlukan agar pelayanan kepada jemaah berjalan terintegrasi, mulai dari tahapan persiapan hingga jemaah kembali ke daerah.
Selain meningkatkan pelayanan, Emanuel berharap keberadaan kantor tersebut ikut memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Mimika yang memiliki masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal, menyatakan pihaknya siap memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika maupun instansi terkait.
Kolaborasi tersebut, menurut dia, menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah yang dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat.
“Tujuan bersama adalah menghadirkan pelayanan yang prima, transparan, dan memudahkan umat dalam menunaikan ibadah haji dan umrah,” kata Hilal.(**)








































Discussion about this post