TIMIKA, jurnalpapua.id
Pemerintah Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai menyusun program kegiatan untuk tahun anggaran 2027. Penurunan angka stunting menjadi salah satu prioritas utama yang akan didorong pemerintah distrik.
Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Hanuebi, mengatakan penyusunan program 2027 masih berlangsung dengan sejumlah sektor menjadi perhatian, terutama kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Program kegiatan tahun 2027 sementara masih kami susun. Ada beberapa program, terutama penurunan angka stunting. Itu menjadi program utama dari visi misi Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong,” kata Edwin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2026).
Selain penanganan stunting, pemerintah distrik juga menyiapkan sejumlah usulan pembangunan, antara lain pembersihan jalan, pembangunan drainase atau tailing, serta pemasangan lampu jalan.
Menurut Edwin, usulan pembangunan lampu jalan berasal dari masing-masing kampung yang selanjutnya dihimpun dan dibawa ke tingkat distrik untuk diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Sementara untuk pembangunan fisik berskala besar, kewenangannya berada pada organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Namun, pemerintah distrik tetap menyampaikan kebutuhan masyarakat melalui Musrenbang agar dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah.
“Kami tetap memasukkan usulan lewat Musrenbang. Ada program yang memang tidak boleh ditunda,” ujarnya.
Ia mengatakan kebutuhan anggaran setiap program akan disesuaikan dengan kondisi wilayah, jarak dan situasi lapangan. Pemerintah distrik juga tetap mendorong program penataan lingkungan, termasuk ruang terbuka hijau (RTH) dan kegiatan pembersihan lingkungan.
Edwin menyebut sejumlah usulan pembangunan untuk tahun berjalan telah mendapat perhatian pemerintah, di antaranya pembangunan lampu di sejumlah kampung, jalan masuk kampung, serta jalan utama.
Ke depan, ia berharap pembangunan di Distrik Kwamki Narama dapat berjalan merata dan menyentuh berbagai sektor, terutama pendidikan dan kesehatan.
“Pembangunan tetap jalan dan tetap merata kita lakukan. Program yang menunjang pendidikan dan kesehatan juga kami dorong, termasuk melalui perubahan anggaran,” pungkasnya. (**)










































Discussion about this post