TIMIKA, jurnalpapua.id
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika memanfaatkan dan membeli bahan pangan dari petani lokal untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Emanuel mengatakan, pemanfaatan pangan lokal perlu didorong melalui kerja sama antara SPPG, Badan Gizi Nasional (BGN), dan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait.
“Kami sifatnya hanya mengimbau kepada SPPG. Kami tidak mempunyai kewenangan untuk mengintervensi, namun kami mendorong teman-teman SPPG untuk membantu membeli pangan lokal dengan bekerja sama dengan dinas-dinas terkait,” ujar Emanuel di Timika, Senin 28 September.
Menurutnya, pembelian pangan dari petani lokal tidak hanya mendukung kebutuhan bahan makanan untuk program MBG, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.
“Kalau ada ketersediaan pangan lokal di sini, kenapa kita harus beli dari luar. Kami akan mencoba untuk melihat. Kalau SPPG belum mengambil pangan lokal, nanti kami akan menyurat agar pangan lokal ini dimanfaatkan,” katanya.
Emanuel yang juga menjabat Ketua Satgas MBG Kabupaten Mimika mengatakan, pelaksanaan program MBG di Mimika hingga saat ini berjalan seperti biasa dan belum terdapat kendala berarti.
Ia menyebutkan, perkembangan terbaru terkait pelayanan MBG akan disampaikan oleh BGN Perwakilan Papua apabila terdapat perubahan atau informasi baru.
Saat ini terdapat 20 SPPG atau dapur MBG di Mimika yang tersebar di Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Wania dan Mimika Timur.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Mimika, sebanyak 10 dari 20 SPPG tersebut telah membeli bahan pangan dari petani lokal.
Komoditas yang diserap antara lain petatas, keladi, daun singkong, pakis, daun dan bunga pepaya, cabai serta tomat.
Program MBG di Kabupaten Mimika hingga kini masih berjalan di wilayah perkotaan. Sementara wilayah pesisir dan pegunungan belum mendapatkan layanan MBG sejak program tersebut mulai dilaksanakan di Mimika pada Juli 2025.(**)










































Discussion about this post