TIMIKA, jurnalpapua.id
Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Mimika memiliki sekitar 70 anggota dan terus mendorong pembinaan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Namun, persiapan menuju ajang olahraga nasional tersebut masih terkendala belum terbentuknya kepengurusan Perbakin Provinsi Papua Tengah.
Ketua Perbakin Kabupaten Mimika, Ananias Faot, mengatakan pihaknya telah mengirimkan empat atlet untuk mengikuti perlombaan menembak di Jayapura beberapa waktu lalu. Kegiatan itu sebelumnya disebut sebagai bagian dari tahapan training center (TC) menuju PON 2028.
Meski demikian, Perbakin Mimika masih menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai kelanjutan program pembinaan atlet tersebut.
“Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut karena kepengurusan Perbakin Papua Tengah sampai sekarang belum terbentuk,” kata Ananias saat ditemui di Lapangan Tembak Perbakin, Jalan Agimuga Mile 32, Mimika, Sabtu (17/10/2026).
Menurut dia, kepengurusan provinsi memiliki peran penting dalam koordinasi organisasi, pelaksanaan program pembinaan, serta persiapan atlet untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
Ananias menjelaskan, dari sekitar 70 anggota Perbakin Mimika, sebanyak 57 orang tercatat menekuni nomor menembak senapan angin jenis pre-charged pneumatic (PCP).
Untuk meningkatkan kemampuan anggota, Perbakin Mimika merencanakan latihan bersama secara berkala. Pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah serta kesibukan masing-masing anggota.
Ia mengakui, keterbatasan waktu menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan latihan rutin. Karena itu, latihan bersama diharapkan dapat menjadi sarana meningkatkan kemampuan menembak sekaligus memperkuat kesiapan atlet menghadapi berbagai agenda kompetisi.
Di sisi lain, Ananias menyebut pembentukan kepengurusan Perbakin Papua Tengah masih menjadi persoalan yang perlu segera diselesaikan. Pasalnya, mekanisme organisasi Perbakin memiliki ketentuan tersendiri, termasuk persetujuan dari pengurus pusat.
Hingga kini, Perbakin Mimika masih melakukan koordinasi terkait kebutuhan teknis organisasi sembari menunggu terbentuknya kepengurusan provinsi.
Ananias berharap persoalan tersebut segera mendapat kepastian agar program pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah dan persiapan menuju PON 2028 tidak terkendala berkepanjangan.
Dalam kesempatan tersebut, Ananias didampingi Wakil Ketua Perbakin Mimika, Kompol Muhamad Tahir, yang juga menjabat sebagai Danyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua Tengah.
Perbakin Mimika berkomitmen terus mengembangkan olahraga menembak melalui pembinaan anggota dan latihan bersama, sekaligus mempersiapkan atlet agar mampu bersaing pada kejuaraan mendatang. (**)





















































Discussion about this post